Presiden Rouhani Minta Militer Iran Waspada Aksi Provokasi AS
Sabtu, 25 April 2020 - 15:20 WIB
loading...
Presiden Iran Hassan Rouhani. Foto/Al Jazeera
A
A
A
TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani meminta angkatan bersenjata Iran untuk menjaga stabilitas regional sambil tetap waspada terhadap "provokasi." Hal itu disampaikan Rouhani di tengah meningkatnya perang kata-kata dengan musuh bebuyutan mereka, Amerika Serikat (AS).
"Kita harus hati-hati mengikuti strategi guna memastikan stabilitas kawasan yang berkelanjutan sambil tetap menjaga kewaspadaan dan kehadiran otoritatif di wilayah itu," kata stasiun televisi pemerintah Iran mengutip pernyataan Rouhani kepada Menteri Pertahanan Brigadir Jenderal Amir Hatami melalui telepon seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (25/04/2020).
Sementara dalam sebuah telepon kepada komandan Garda Revolusi Mayor Jenderal Hossein Salami, Rouhani mengatakan: "merujuk pada tindakan provokatif oleh orang asing di kawasan itu dan perlunya menjaga kewaspadaan terhadap langkah-langkah ini," lapor televisi pemerintah Iran.
Sebelumnya pada Kamis lalu, Kepala Garda Revolusi Iran mengatakan Teheran akan menghancurkan kapal perang AS jika keamanannya terancam di Teluk. Pernyataan itu muncul sehari setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Teheran atas "pelecehan" terhadap kapal-kapal AS.
Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa ia telah menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk menembaki setiap kapal Iran yang melecehkannya di laut, meskipun kemudian ia mengatakan tidak mengubah aturan keterlibatan militer.
"Kita harus hati-hati mengikuti strategi guna memastikan stabilitas kawasan yang berkelanjutan sambil tetap menjaga kewaspadaan dan kehadiran otoritatif di wilayah itu," kata stasiun televisi pemerintah Iran mengutip pernyataan Rouhani kepada Menteri Pertahanan Brigadir Jenderal Amir Hatami melalui telepon seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (25/04/2020).
Sementara dalam sebuah telepon kepada komandan Garda Revolusi Mayor Jenderal Hossein Salami, Rouhani mengatakan: "merujuk pada tindakan provokatif oleh orang asing di kawasan itu dan perlunya menjaga kewaspadaan terhadap langkah-langkah ini," lapor televisi pemerintah Iran.
Sebelumnya pada Kamis lalu, Kepala Garda Revolusi Iran mengatakan Teheran akan menghancurkan kapal perang AS jika keamanannya terancam di Teluk. Pernyataan itu muncul sehari setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Teheran atas "pelecehan" terhadap kapal-kapal AS.
Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa ia telah menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk menembaki setiap kapal Iran yang melecehkannya di laut, meskipun kemudian ia mengatakan tidak mengubah aturan keterlibatan militer.
Lihat Juga :