Profil Dani Ramdan, Penjabat Bupati Bekasi yang Janji Tuntaskan 4 Masalah Dalam Setahun
Senin, 23 Mei 2022 - 15:36 WIB
loading...
A
A
A
”Ada empat fokus permasalahan utama yang akan dijadikan program,” kata pria yang lahir di Garut 1 Desember 1970 kepada SINDOnews, Senin (23/5/2022). Baca juga: Profil Akmal Malik, Birokrat Tulen yang Ditunjuk Jadi Pj Gubernur Sulawesi Barat
Permasalahan pertama yakni pembangunan infrastruktur yang dikelompokannya menjadi tiga sub program. ”Infrastruktur ada tiga. Pertama di bidang perhubungan yang meliputi seperti jalan, drainase dan penerangan jalan umum (PJU),” ungkapnya.
Kemudian bidang permukiman seperti penuntasan air kotor, penyediaan air bersih, sampah dan rumah tidak layak huni. Terakhir infrastruktur pembangunan fasos dan fasum. Permasalahan kedua yakni membuat program untuk mengurangi angka pengangguran bagi masyarakat.
Khususnya bagi mereka yang tercatat sebagai warga Kabupaten Bekasi. Dalam hal ini, Dani menyatakan akan membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektoral.
”Masalah kedua adalah SDM, terkait tenaga kerja dan pengangguran. Tadi dalam diskusi muncul gagasan kami akan bentuk satgas pengangguran, nanti mungkin istilahnya akan kami diskusikan lagi. Bentuknya seperti satgas Covid-19, rapatnya intens, berbagai sektoral. Kami eksekusi bersama agar dari waktu ke waktu pengangguran bisa kita tuntaskan,” ucap Dani.
Dani juga akan mengupayakan untuk mendorong pembangunan infrastruktur dengan kolaborasi yang melibatkan perusahaan swasta melalui program pendanaan corporate social responsibility (CSR). Ia akan membentuk satgas khusus dari internal Pemkab Bekasi dan eksternal swasta. Baca juga: Akmal Malik Ajak Gubernur Sulsel Sinergi Dukung IKN
”Ketiga masalah pendanaan, kami akan cermati, selain APBD akan kami efektifkan, APBN juga kita tarik, dan CSR. Karena di sini banyak aspirasi tadi bagaimana CSR ini bisa dikelola secara baik. Kami akan bentuk satgas khusus, tadi sudah ada kesediaan dari APINDO, KADIN dan pengelola kawasan industri untuk duduk bareng dalam satu komite,” jelasnya.
Terakhir dan tak kalah penting, Dani juga akan melakukan pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi pelayanan. Selain itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan agar Dani bisa menjadi pemimpin yang amanah dan membawa Bekasi lebih baik.
Permasalahan pertama yakni pembangunan infrastruktur yang dikelompokannya menjadi tiga sub program. ”Infrastruktur ada tiga. Pertama di bidang perhubungan yang meliputi seperti jalan, drainase dan penerangan jalan umum (PJU),” ungkapnya.
Kemudian bidang permukiman seperti penuntasan air kotor, penyediaan air bersih, sampah dan rumah tidak layak huni. Terakhir infrastruktur pembangunan fasos dan fasum. Permasalahan kedua yakni membuat program untuk mengurangi angka pengangguran bagi masyarakat.
Khususnya bagi mereka yang tercatat sebagai warga Kabupaten Bekasi. Dalam hal ini, Dani menyatakan akan membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektoral.
”Masalah kedua adalah SDM, terkait tenaga kerja dan pengangguran. Tadi dalam diskusi muncul gagasan kami akan bentuk satgas pengangguran, nanti mungkin istilahnya akan kami diskusikan lagi. Bentuknya seperti satgas Covid-19, rapatnya intens, berbagai sektoral. Kami eksekusi bersama agar dari waktu ke waktu pengangguran bisa kita tuntaskan,” ucap Dani.
Dani juga akan mengupayakan untuk mendorong pembangunan infrastruktur dengan kolaborasi yang melibatkan perusahaan swasta melalui program pendanaan corporate social responsibility (CSR). Ia akan membentuk satgas khusus dari internal Pemkab Bekasi dan eksternal swasta. Baca juga: Akmal Malik Ajak Gubernur Sulsel Sinergi Dukung IKN
”Ketiga masalah pendanaan, kami akan cermati, selain APBD akan kami efektifkan, APBN juga kita tarik, dan CSR. Karena di sini banyak aspirasi tadi bagaimana CSR ini bisa dikelola secara baik. Kami akan bentuk satgas khusus, tadi sudah ada kesediaan dari APINDO, KADIN dan pengelola kawasan industri untuk duduk bareng dalam satu komite,” jelasnya.
Terakhir dan tak kalah penting, Dani juga akan melakukan pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi pelayanan. Selain itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan agar Dani bisa menjadi pemimpin yang amanah dan membawa Bekasi lebih baik.
Lihat Juga :