Kisah Pembunuhan Raja Demak Sunan Prawoto Dipicu Dendam Kesumat Arya Penangsang

Senin, 23 Mei 2022 - 05:13 WIB
loading...
A A A
Kedua adipati ini adalah Adipati Arya Penangsang dari Kadipaten Jipang, dan Adipati Adiwijaya penguasa Kadipaten Pajang. Masing-masing adalah keponakan dan menantu Sultan Trenggana.

Usai berhasil menghabisi Sunan Prawoto, melalui tangan Rangkud. Arya Penangsang akhirnya naik takhta memimpin Kesultanan Demak. Dalam kepemimpinannya di Kesultanan Demak, Arya Penangsang memindahkan pusat pemerintahan ke Jipang. Masa kepemimpinan Arya Penangsang ini, Kesultanan Demak juga dikenal sebagai Demak Jipang.

Sunan Prawoto meninggalkan seorang putra yang masih kecil bernama Arya Pangiri. Kemudian Arya Pangiri diasuh bibinya, Ratu Kalinyamat dari Jepara. Setelah dewasa, Arya Pangiri menjadi menantu Sultan Pajang, Raden Adiwijaya, dan diangkat sebagai Bupati Demak.

Baca juga: Kisah Cinta Sultan Syarif Kasim II dan Ratu Wilhelmina Bersemi di Antara Kolonialisme dan Kecamuk Perang

Kisah Sunan Prawoto, juga dimuat dalam kronik China. Sunan Prawoto yang memiliki nama kecil Raden Mukmin, dalam kronik China disebut dengan nama Muk Ming. Disebutkan bahwa pada tahun 1529, ia menggantikan Kin San (Raden Kusen) sebagai kepala galangan kapal di Semarang. Kin San adalah adik Jin Bun (Raden Patah).

Kronik China itu juga menyebutkan, Muk Ming mampu membangun 1.000 kapal besar, yang masing-masing mampu memuat 400 prajurit. Pembangunan kapal perang ini, dibantu masyarakat China.

Pembangunan kapal-kapal perang tersebut untuk kepentingan angkatan laut ayah Mukming, yakni Tung-ka-lo (Trenggana) yang kala itu hendak merebut Maluku. Belum sempat merebut Maluku, Tung-ka-lo tewas saat menyerang Panarukan tahun 1546. Muk Ming akhirnya naik takhta.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Rekomendasi
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved