Bejat, Perampok Pemerkosa Mahasiswi di Lubuklinggau Akui Nafsu Lihat Korban

Jum'at, 20 Mei 2022 - 18:48 WIB
loading...
Bejat, Perampok Pemerkosa...
Perampok pemerkosa mahasiswi di Lubuklinggau akui nafsu melihat korban. Foto: Era/SINDOnews
A A A
LUBUKLINGGAU - Masih ingat kasus perampokan dan pemerkosaan yang menimpah seorang mahasiswi, di Kota Lubuklinggau dengan tersangka Eko Sutiono (31) yang kini telah dilumpuhkan polisi.

Kepada petugas, dia mengaku memperkosa korban nafsu dan uang hasil rampokan digunakan untuk beli sabu dan judi.

Pengakuan itu dia sampaikan kepada Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi. Tersangka Eko mengaku terangsang saat melihat korban sendiri, sehingga khilaf dan memperkosa korban di dalam kamarnya.

Baca juga: Lampiaskan Hawa Nafsu, Perampok Sekap dan Perkosa Mahasiswi di Lubuklinggau

"Aku nafsu pak, jadinya khilaf. Korban aku ancam menggunakan pisau agar menuruti kemauan aku," kata tersangka, saat diinterogasi di Mapolres Lubuklinggau, Jumat (20/5/2022).

Selain itu, pelaku juga mengakui, uang hasil merampok tersangka digunakan untuk foya-foya membeli narkoba jenis sabu. Narkoba itu dibeli tersangka dari daerah Tanah Periuk, daerah perbatasan Musi Rawas dan Lubuklinggau.

"Aku gunakan juga untuk bermain judi slot, tetapi kalah," sambungnya.

Baca: Ini Tampang Bengis Pemerkosa dan Perampok Mahasiswi Cantik Lubuklinggau yang Ditembak Polisi

Tidak hanya bermain judi dan membeli narkoba, tersangka mengaku hasil merampoknya juga digunakan untuk membeli pakaian dan sandal. Lalu, sisanya dia habiskan untuk berfoya-foya.

"HP dan Laptop belum terjual, baru menghabiskan uang tunai Rp4 juta dari hasil merampok," paparnya.

Tersangka juga mengaku tidak mengenal korban. Saat itu, dia sedang bermain-main saja di area rumah korban. Lalu dia mengintip rumah tersebut dalam kondisi kosong, dan akhirnya melintas niat untuk merampok rumah itu.

Baca: Polisi Tembak Mati Tersangka Perampok dan Pemerkosa Mahasiswi di Baturaja

"Pelaku juga mengakui, jika sebelumnya pernah di penjara karena kasus yang sama, yakni melakukan pemerkosaan pada tahun 2012, di Kota Lubuklinggau. Pada tahun 2019, dia bebas. Dia juga sempat merantau ke Lahat," jelasnya.

Usai merantau ke Lahat, dia kembali ke Kota Lubuklinggau. Saat itu, dia mengaku sudah kecanduan narkoba dan judi slot. Sehingga dia kembali melancarkan aksinya untuk melakukan pencurian dan kekerasan.

"Saya sudah lama pak kecanduan narkoba," tukasnya.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Motif Menantu Tega Bunuh...
Motif Menantu Tega Bunuh Eks Mertua di Pekanbaru karena Sakit Hati dan Ingin Kuasai Harta
Bunuh Mantan Mertua,...
Bunuh Mantan Mertua, Menantu Gasak Perhiasan hingga Dolar Singapura
Universitas Budi Luhur...
Universitas Budi Luhur Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Mahasiswi
Viral Perampokan Sadis...
Viral Perampokan Sadis di SPBU Kebalen Bekasi, Polisi Buru 4 Pelaku
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Cerita Anggun C Sasmi...
Cerita Anggun C Sasmi Dua Kali Jadi Korban Perampokan di Paris, Berlian Hasil Kerja Keras Raib
Rekomendasi
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Berita Terkini
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved