Lapas Sukamiskin Bandung Belum Izinkan Besuk Tatap Muka

Senin, 22 Juni 2020 - 12:59 WIB
loading...
Lapas Sukamiskin Bandung...
Seorang warga binaan melakukan video call dengan keluarganya. Foto/Humas Polda Jabar
A A A
BANDUNG - Manajemen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, belum mengizinkan besuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana tatap muka lantaran saat ini masih pandemi Corona (COVID-19).

Karena itu, lapas masih menerapkan sistem besuk melalui fasilitas video call. Pihak lapas menyediakan fasilitas tersebut agar keluarga dapat berkomunikasi dengan narapidana yang menjalani masa hukuman. (BACA JUGA: Rutan-Lapas Daerah Zona Merah Corona Beri Fasilitasi Besuk via Video Call )

Kalapas Sukamiskin Thurman Hutapea mengatakan, meskipun saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional dengan pelonggaran di beberapa sektor, namun Lapas Sukamiskin belum membuka akses besuk tatap muka.

Sebab, untuk membuka akses besuk tatap muka harus dengan keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM). (BACA JUGA: New Normal, Tahanan Polda Sumut Dibesuk Secara Online hanya 30 Menit )

"Kami belum berani membuka (besuk tatap muka). Sebab regulasi (peraturan) belum ada. Kami menunggu keputusan pemerintah daerah dan pimpinan kami (Kemenkum dan HAM). Kalau ada aturan kami jalankan," kata Kalapas Sukamiskin Thurman Hutapea kepada wartawan di Lapas Sukamiskin, Senin (22/6/2020).

Thurman mengemukakan sistem besuk saat ini masih menggunakan fasilitas video call. Para pengunjung tetap datang ke Lapas Sukamiskin namun dibatasi jumlahnya. Mereka juga tak bertemu langsung dengan WBP melainkan berkomunikasi melalui video call.

"Di dalam ada komputer yang disiapkan (untuk warga binaan), di luar juga ada (untuk pengunjung). Setiap orang dibatasi waktunya selama 15 menit atau kalau ramai kita akan kurangi waktunya jadi 10 menit," ujar Kalapas.

Mekanisme besuk dengan memanfaatkan teknologi tersebut, tutur Thurman, diterapkan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. Karena itu, untuk sidang yang harus dijalani oleh para WBP pun digelar secara virtual. "Warga binaan sidang melalui virtual dan video conference," tutur Thurman.

Thurman mengungkapkan, selain sidang, pihak Lapas Sukamiskin juga mengawasi ketat kiriman barang dan makanan dari luar. Makanan dan barang yang masuk ke lapas periksa dan tempatnya diganti.

Seperti diketahui, sejak wabah virus Corona (COVID-19), lapas dan rumah tahanan negara (rutan) di Jawa Barat meniadakan besuk tatap muka dan menggantinya dengan sistem besuk melalui video call. Pihak lapas dan rutan menyediakan fasilitas bagi WBP dan keluarganya untuk berkomunikasi.

Begitu juga Polda Jabar, menerapkan sistem serupa. Polda Jabar pun menyediakan fasilitas tersebut agar keluarga dan WBP dapat saling melepas rindu meski secara virtual.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Kronologi Penganiayaan...
Kronologi Penganiayaan Napi Lapas Blitar hingga Koma 3 Hari dan Berujung Kematian
Gempar! Napi di Lapas...
Gempar! Napi di Lapas Blitar Diduga Dianiaya hingga Koma 3 Hari
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
Rekomendasi
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Berita Terkini
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved