Kisah Pelajar di Aceh Besar Bertaruh Nyawa Berangkat ke Sekolah Seberangi Sungai Sarang Buaya
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:32 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jelang Jumat Legi, Gunung Merapi Luncurkan Wedus Gembel Sejauh 2,5 Km
Aktivitas menyeberangi sungai berbahaya ini, sudah dilakukan para pelajar dari Desa Siron Blang, sejak dari 2018 silam. Tepatnya, usai jembatan penghubung antar desa roboh di hantam banjir.
Tak jarang para pelajar ini hanyut terbawa arus sungai. Meskipun dapat diselamatkan dan berenang ke tepian, namun hal itu tetap saja sangat membahayakan. Para orang tua selalu mengantarkan para pelajar ini hingga ke tepi sungai.
![Kisah Pelajar di Aceh Besar Bertaruh Nyawa Berangkat ke Sekolah Seberangi Sungai Sarang Buaya]()
"Setiap hari diantar orang tua untuk dapat menyeberangi sungai. Saat musim hujan terpaksa tak sekolah karena sungai banjir. Pernah ada yang terseret banjir, terus diselamatkan orang kampung," ujar salah seorang pelajar, Dewi Noviani.
Aktivitas menyeberangi sungai berbahaya ini, sudah dilakukan para pelajar dari Desa Siron Blang, sejak dari 2018 silam. Tepatnya, usai jembatan penghubung antar desa roboh di hantam banjir.
Tak jarang para pelajar ini hanyut terbawa arus sungai. Meskipun dapat diselamatkan dan berenang ke tepian, namun hal itu tetap saja sangat membahayakan. Para orang tua selalu mengantarkan para pelajar ini hingga ke tepi sungai.

"Setiap hari diantar orang tua untuk dapat menyeberangi sungai. Saat musim hujan terpaksa tak sekolah karena sungai banjir. Pernah ada yang terseret banjir, terus diselamatkan orang kampung," ujar salah seorang pelajar, Dewi Noviani.
Lihat Juga :