Miris! Bangunan Sekolah di Karawang Roboh, Siswa Terpaksa Belajar di Lantai
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Siti mengatakan, sejak lama kondisi bangunan sekolah sudah tidak layak. Pihak sekolah hampir setiap tahun mengusulkan agar sekolah segera direhab karena kondisi bangunan sudah tidak layak. Namun usulan itu tidak segera direspon hingga akhirnya roboh. "Sejak tahun 2018 lalu kami sudah mengusulkan agar segera direhab, namun tidak juga ada realisasi," kata Siti Fathiati, Selasa (17/6/2022).
Menurut Siti, kalau pemerintah belum sanggup membangun seluruh bangunan sekolah, paling tidak 4 ruang kelas yang rusak sudah mendesak untuk diperbaiki. Alasannya, ruang kelas tersebut tidak bisa digunakan sehingga siswa harus belajar dilantai karena tidak ada kelas yang bisa digunakan. "Kami menggunakan ruang guru untuk belajar mengajar. Itu juga harus dilantai untuk menampung semua siswa," katanya.
Siti mengatakan, kegiatan belajar mengajar dibagi dalam 2 shif. Shif pertama untuk kelas 1, 2 dan 3 pagi hari. Sedangkan shif kedua untuk kelas 4 dan 5 siang "Waktu belajar hanya 2,5 jam," katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga, Asep Junaedi mengatakan, sekolah tersebut memang sudah lama rusak. Saat kejadian memang sedang menurunkan genteng. Namun dia belum memastikan kapan pastinya sekolah tersebut diperbaiki. "Nanti saya cek dulu apakah dianggarkan untuk tahun ini, saya belum tahu," katanya.
Menurut Siti, kalau pemerintah belum sanggup membangun seluruh bangunan sekolah, paling tidak 4 ruang kelas yang rusak sudah mendesak untuk diperbaiki. Alasannya, ruang kelas tersebut tidak bisa digunakan sehingga siswa harus belajar dilantai karena tidak ada kelas yang bisa digunakan. "Kami menggunakan ruang guru untuk belajar mengajar. Itu juga harus dilantai untuk menampung semua siswa," katanya.
Siti mengatakan, kegiatan belajar mengajar dibagi dalam 2 shif. Shif pertama untuk kelas 1, 2 dan 3 pagi hari. Sedangkan shif kedua untuk kelas 4 dan 5 siang "Waktu belajar hanya 2,5 jam," katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga, Asep Junaedi mengatakan, sekolah tersebut memang sudah lama rusak. Saat kejadian memang sedang menurunkan genteng. Namun dia belum memastikan kapan pastinya sekolah tersebut diperbaiki. "Nanti saya cek dulu apakah dianggarkan untuk tahun ini, saya belum tahu," katanya.
(msd)
Lihat Juga :