Pelaku Penculikan dan Pencabulan 12 Anak di Bogor Terancam Dikebiri
Senin, 16 Mei 2022 - 09:04 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dikatakan, anak harus mendapatkan rasa aman ketika berada di ruang publik, baik itu di lingkungan masyarakat, sekolah, maupun ruang bermain. Menurutnya, ruang beraktivitas anak perlu aman dan terlindungi dari segala tindak kekerasan yang membahayakan.
Dia menjelaskan, sudah sepatutnya orang tua, pengelola ruang bermain anak, pengelola lingkungan perumahan bisa memberi pendampingan dan pengawasan terhadap anak yang melakukan aktivitas di luar rumah. Baca juga: Pelaku Penculikan 10 Anak Mantan Napi Teroris, Polres Bogor Gandeng Densus 88
“Anak juga diminta agar tidak bermain sendirian di tempat sepi apalagi tanpa pengawasan orang tua. Selain itu, anak perlu mendapat bekal informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh bujuk rayu orang yang tidak dikenal sekalipun mengaku sebagai aparat keamanan,” katanya.
Terkait dengan informasi bahwa A adalah eks pelaku terorisme di Poso, Sulawesi Tengah, Nahar memastikan hal itu tidak benar. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Densus 88 dan BNPT dan tidak menemukan satupun fakta ihwal keterkaitan A dengan terorisme. Baca juga: Pelaku Penculikan 10 Anak Ditangkap di Jaksel
”Setelah dilakukan pengecekan oleh Densus 88 dan BNPT, pengakuan itu tidak terbukti. Tidak benar pelaku ex-narapidana terorisme. Yang benar, pelaku pernah menjadi terpidana pencurian HP dan pelaku pembakaran rumah almarhum Ustaz Jefri Al Buchori,” tuturnya.
Dia menjelaskan, sudah sepatutnya orang tua, pengelola ruang bermain anak, pengelola lingkungan perumahan bisa memberi pendampingan dan pengawasan terhadap anak yang melakukan aktivitas di luar rumah. Baca juga: Pelaku Penculikan 10 Anak Mantan Napi Teroris, Polres Bogor Gandeng Densus 88
“Anak juga diminta agar tidak bermain sendirian di tempat sepi apalagi tanpa pengawasan orang tua. Selain itu, anak perlu mendapat bekal informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh bujuk rayu orang yang tidak dikenal sekalipun mengaku sebagai aparat keamanan,” katanya.
Terkait dengan informasi bahwa A adalah eks pelaku terorisme di Poso, Sulawesi Tengah, Nahar memastikan hal itu tidak benar. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Densus 88 dan BNPT dan tidak menemukan satupun fakta ihwal keterkaitan A dengan terorisme. Baca juga: Pelaku Penculikan 10 Anak Ditangkap di Jaksel
”Setelah dilakukan pengecekan oleh Densus 88 dan BNPT, pengakuan itu tidak terbukti. Tidak benar pelaku ex-narapidana terorisme. Yang benar, pelaku pernah menjadi terpidana pencurian HP dan pelaku pembakaran rumah almarhum Ustaz Jefri Al Buchori,” tuturnya.
Lihat Juga :