Awal Tahun 2023, LRT Jabodebek Layani Warga Bekasi
Senin, 16 Mei 2022 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Ada dua rute LRT Jabodebek, rute pertama menghubungkan Cibubur sampai Dukuh Atas, rute kedua menghubungkan Bekasi Timur sampai ke Dukuh Atas. Sepanjang lintasan kereta terdapat 18 stasiun, lima diantaranya berada di Kota Bekasi. Baca juga: Sempat Bermasalah, Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 81,75%
Dalam paparan aksesibilitas transportasi Pemkot Bekasi ada beberapa permasalahan yang harus diselesaikan. Diantaranya adalah sempitnya jalan menuju stasiun LRT, belum tersedianya layanan angkutan umum, tidak tersedianya jalur pejalan kaki, hingga keterbatasan area parkir.
Diprediksi 157 ribu penumpang per hari yang menggunakan LRT. Terdiri 35 ribu penumpang dari Stasiun Jatibening Baru, 10 ribu penumpang Stasiun Cikunir 1,28 ribu dari Stasiun Cikunir 2, 59 ribu penumpang dari Stasiun Bekasi Barat, dan 23 ribu dari Stasiun Jatimulya Bekasi Timur.
Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan, aksesibilitas transportasi ini akan membawa pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Kota Bekasi berjalan cepat. Hunian vertikal saat ini, kata Tri, sudah bermunculan meskipun LRT belum beroperasi.
”Memang intinya adalah terkait dengan integrasinya, terkait dengan infrastruktur pendukungnya, dimana masih banyak jalan-jalan kolektor, yang kemudian harus ditingkatkan menjadi jalan arteri. Agar kemudian dapat berintegrasi dengan kendaraan Transpatriot yang kita miliki,” ungkapnya.
Dalam paparan aksesibilitas transportasi Pemkot Bekasi ada beberapa permasalahan yang harus diselesaikan. Diantaranya adalah sempitnya jalan menuju stasiun LRT, belum tersedianya layanan angkutan umum, tidak tersedianya jalur pejalan kaki, hingga keterbatasan area parkir.
Diprediksi 157 ribu penumpang per hari yang menggunakan LRT. Terdiri 35 ribu penumpang dari Stasiun Jatibening Baru, 10 ribu penumpang Stasiun Cikunir 1,28 ribu dari Stasiun Cikunir 2, 59 ribu penumpang dari Stasiun Bekasi Barat, dan 23 ribu dari Stasiun Jatimulya Bekasi Timur.
Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan, aksesibilitas transportasi ini akan membawa pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Kota Bekasi berjalan cepat. Hunian vertikal saat ini, kata Tri, sudah bermunculan meskipun LRT belum beroperasi.
”Memang intinya adalah terkait dengan integrasinya, terkait dengan infrastruktur pendukungnya, dimana masih banyak jalan-jalan kolektor, yang kemudian harus ditingkatkan menjadi jalan arteri. Agar kemudian dapat berintegrasi dengan kendaraan Transpatriot yang kita miliki,” ungkapnya.
(ams)
Lihat Juga :