Pemilihan Ketua RT Tertutup di Kelurahan, Warga Kalibata City Sayangkan Tak Transparan
Minggu, 15 Mei 2022 - 21:26 WIB
loading...
Pemilihan ketua RT sejumlah tower di Apartemen Kalibata City, Rawajati, Jakarta Selatan, menuai protes dari warga. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemilihan ketua RT sejumlah tower di Apartemen Kalibata City, Rawajati, Jakarta Selatan, menuai protes dari warga. Mereka menilai proses pemilihan ketua RT tersebut tidak transparan karena dilakukan secara tertutup di Aula Kantor Kelurahan Rawajati.
Randy, perwakilan penghuni Tower Akasia Apartemen Kalibata City menyayangkan proses pemilihan ketua RT yang dilakukan secara sepihak oleh oknum Panitia Pemilihan (Panpel) dan terkesan diam-diam atau ditutupi dari warga lain.
"Sebelumnya tidak ada kesepakatan bersama dengan warga mengenai kandidat yang terpilih saat ini. Proses pemilihannya pun tidak disosialisasikan sebagaimana mestinya, sehingga kami menduga adanya kecurangan oleh oknum panitia," ungkapnya, Sabtu (14/5/2022).
Baca juga: Warga Kalibata City Berkomitmen Wujudkan Lingkungan yang Aman
Randy menuturkan protes warga bermula ketika oknum Panpel menganulir atau menggugurkan seorang kandidat yang secara resmi mendaftar sebagai bakal calon Ketua RT Tower Akasia.
Padahal, sebelumnya kandidat tersebut berhasil lolos verifikasi di tahap Dukcapil Jakarta Selatan. Alasan anulir oleh oknum Panpel karena adanya perubahan informasi pada KTP kandidat di tahun 2021, yang memperbarui keterangan domisili dari RT 001/RW 004 menjadi RT 001/RW 009.
Randy, perwakilan penghuni Tower Akasia Apartemen Kalibata City menyayangkan proses pemilihan ketua RT yang dilakukan secara sepihak oleh oknum Panitia Pemilihan (Panpel) dan terkesan diam-diam atau ditutupi dari warga lain.
"Sebelumnya tidak ada kesepakatan bersama dengan warga mengenai kandidat yang terpilih saat ini. Proses pemilihannya pun tidak disosialisasikan sebagaimana mestinya, sehingga kami menduga adanya kecurangan oleh oknum panitia," ungkapnya, Sabtu (14/5/2022).
Baca juga: Warga Kalibata City Berkomitmen Wujudkan Lingkungan yang Aman
Randy menuturkan protes warga bermula ketika oknum Panpel menganulir atau menggugurkan seorang kandidat yang secara resmi mendaftar sebagai bakal calon Ketua RT Tower Akasia.
Padahal, sebelumnya kandidat tersebut berhasil lolos verifikasi di tahap Dukcapil Jakarta Selatan. Alasan anulir oleh oknum Panpel karena adanya perubahan informasi pada KTP kandidat di tahun 2021, yang memperbarui keterangan domisili dari RT 001/RW 004 menjadi RT 001/RW 009.
Lihat Juga :