Memilukan! Pegawai Kafe Gantung Diri karena Menyesal Pakai Uang Usaha Kuliner Rp200.000
Kamis, 12 Mei 2022 - 16:54 WIB
loading...
Kapolsek Warudoyong, Kompol Budi Setiana saat melakukan olah TKP gantung diri di Kompleks Perbata, Jalan Arif Rahman Hakim, Benteng, Warudoyong, Kota Sukabumi. Foto/MPI/Dharmawan Hadi
A
A
A
SUKABUMI - Seorang pegawai kafe di Kota Sukabumi nekat gantung diri lantaran diduga menyesal telah menggunakan uang Rp200 ribu hasil berdagang usaha kuliner untuk kepentingan pribadi.
Korban berinisial RO (30) warga Denpasar, Bali ditemukan tergantung di tangga rumah mess tempat tinggalnya yang berlokasi di Kompleks Perbata, Jalan Arif Rahman Hakim, Benteng, Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (12/5/2022) sekitar pukul 12.15 WIB.
Baca juga: Laporan Polwan Cantik Briptu Suci Terhadap Perselingkuhan Suaminya Dipersulit, Ini Penjelasan Polda Sumsel
Salah satu saksi AM (31) yang merupakan tetangga di lokasi usaha kulinernya mengatakan bahwa dirinya tidak melihat korban sejak hari Rabu (11/5/2022). Lalu ia menanyakan kabar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.
"Pukul 15.00 sore kemarin masih menjawab chat saya, korban bilang agak telat datang ke kafe karena sedang tidak enak badan kecapekan, lalu saya datang ke kediamannya pada waktu Maghrib kemarin karena sejak balas chat tidak ada kabar lagi," ujarnya.
Saksi yang pada waktu itu mau masuk ke kediaman korban merasa tidak enak, karena waktu sudah menjelang malam, ditambah keadaan rumah tersebut dikunci, padahal biasanya tidak pernah terkunci. Akhirnya saksi mengurungkan diri bertemu korban dan pulang ke rumahnya.
"Selepas waktu Dzuhur tadi, saya datang lagi ke kediaman korban dan panggil-panggil, namun tidak ada jawaban. Kebetulan ada yang punya rumah dan menyuruh masuk untuk memeriksa. Ketika diintip ke dari balik kaca terlihat ada tambang dan lihat kepala belakang korban tergantung, lalu saya kabur tidak berani melihat," jelas saksi.
Baca juga: Tiduri PNS Selingkuhan hingga Punya Anak, Suami Polwan Briptu Suci Dicopot dari Jabatannya
Korban berinisial RO (30) warga Denpasar, Bali ditemukan tergantung di tangga rumah mess tempat tinggalnya yang berlokasi di Kompleks Perbata, Jalan Arif Rahman Hakim, Benteng, Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (12/5/2022) sekitar pukul 12.15 WIB.
Baca juga: Laporan Polwan Cantik Briptu Suci Terhadap Perselingkuhan Suaminya Dipersulit, Ini Penjelasan Polda Sumsel
Salah satu saksi AM (31) yang merupakan tetangga di lokasi usaha kulinernya mengatakan bahwa dirinya tidak melihat korban sejak hari Rabu (11/5/2022). Lalu ia menanyakan kabar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.
"Pukul 15.00 sore kemarin masih menjawab chat saya, korban bilang agak telat datang ke kafe karena sedang tidak enak badan kecapekan, lalu saya datang ke kediamannya pada waktu Maghrib kemarin karena sejak balas chat tidak ada kabar lagi," ujarnya.
Saksi yang pada waktu itu mau masuk ke kediaman korban merasa tidak enak, karena waktu sudah menjelang malam, ditambah keadaan rumah tersebut dikunci, padahal biasanya tidak pernah terkunci. Akhirnya saksi mengurungkan diri bertemu korban dan pulang ke rumahnya.
"Selepas waktu Dzuhur tadi, saya datang lagi ke kediaman korban dan panggil-panggil, namun tidak ada jawaban. Kebetulan ada yang punya rumah dan menyuruh masuk untuk memeriksa. Ketika diintip ke dari balik kaca terlihat ada tambang dan lihat kepala belakang korban tergantung, lalu saya kabur tidak berani melihat," jelas saksi.
Baca juga: Tiduri PNS Selingkuhan hingga Punya Anak, Suami Polwan Briptu Suci Dicopot dari Jabatannya
Lihat Juga :