Inilah Tampang Anggota Geng Motor Sukabumi yang Sadis Habisi Nyawa Pemuda Pakai Celurit
Selasa, 10 Mei 2022 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: BREAKING NEWS! Tolak DOB Papua, Kerusuhan Pecah di Jayapura
"Korban dikejar oleh dua pelaku, dan satu pelaku menunggu di sepeda motor. Lalu dua pelaku membacok korban pakai celurit dan corbek dari kanan dan kiri hingga terkapar. Setelah itu korban yang luka, sempat hendak menyelamat diri, lalu ditarik kembali diberdirikan dan dibacok kembali. Setelah berdarah-darah korban kembali dibacok hingga tersungkur dekat pagar," ujar DA.
DA menuturkan, penganiayaan terhenti setelah salah satu pelaku yang menunggu di sepeda motor menghentikan aksi kedua temannya. Saksi yang sempat menghampiri pelaku dan korban, diancam menggunakan senjata tajam oleh pelaku agar tidak ikut campur dalam urusan tersebut.
![Inilah Tampang Anggota Geng Motor Sukabumi yang Sadis Habisi Nyawa Pemuda Pakai Celurit]()
Lalu saksi berlari memberitahukan warga, ketika kembali ke lokasi kejadian ditemukan korban sudah bermandikan darah dan membawanya ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak terselamatkan. "Korban merupakan pedagang makanan anak kecil yang berjualan di rumahnya, orang baik-baik bukan anggota geng motor. Ia meninggalkan istri yang sedang hamil dua bulan, dan seorang anak yang berusia dua tahun," ujar DA.
"Korban dikejar oleh dua pelaku, dan satu pelaku menunggu di sepeda motor. Lalu dua pelaku membacok korban pakai celurit dan corbek dari kanan dan kiri hingga terkapar. Setelah itu korban yang luka, sempat hendak menyelamat diri, lalu ditarik kembali diberdirikan dan dibacok kembali. Setelah berdarah-darah korban kembali dibacok hingga tersungkur dekat pagar," ujar DA.
DA menuturkan, penganiayaan terhenti setelah salah satu pelaku yang menunggu di sepeda motor menghentikan aksi kedua temannya. Saksi yang sempat menghampiri pelaku dan korban, diancam menggunakan senjata tajam oleh pelaku agar tidak ikut campur dalam urusan tersebut.

Lalu saksi berlari memberitahukan warga, ketika kembali ke lokasi kejadian ditemukan korban sudah bermandikan darah dan membawanya ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak terselamatkan. "Korban merupakan pedagang makanan anak kecil yang berjualan di rumahnya, orang baik-baik bukan anggota geng motor. Ia meninggalkan istri yang sedang hamil dua bulan, dan seorang anak yang berusia dua tahun," ujar DA.
Lihat Juga :