Terlambat Terima Edaran WFH, ASN Pemkot Makassar Sudah Telanjur Berkantor
Senin, 09 Mei 2022 - 17:57 WIB
loading...
A
A
A
Kendati begitu, Danny mengatakan akan tetap mengikuti instruksi tersebut. "Kami akan konsolidasi, diatur bagaimana WFH secara maksimal," katanya.
Meski ada pemberlakuan WFH, Danny menekankan pekerjaan harus tetap berjalan. Sebagian bekerja dari rumah, dan sebagian lagi tetap bekerja di kantor.
Diketahui, tingkat kehadiran pegawai Pemkot Makassar pada hari pertama bekerja mencapai 96 persen.
Hal berbeda justru terjadi di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan . Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Imran Jausi menuturkan, pihaknya tak memberlakukan WFH bagi pegawai dengan alasan kepadatan arus balik mudik di Sulsel tidak separah yang terjadi di Pulau Jawa.
"WFH itu kan latar belakangnya terkait arus balik yang terjadi di Jawa. Kalau di kami sudah dilakukan pengecekan di setiap OPD, apakah ada yang mengalami kendala dalam arus baliknya," beber Imran.
Baca Juga: Pemkot Makassar Pertimbangkan Undur Pembelajaran Tatap Muka
Meski ada pemberlakuan WFH, Danny menekankan pekerjaan harus tetap berjalan. Sebagian bekerja dari rumah, dan sebagian lagi tetap bekerja di kantor.
Diketahui, tingkat kehadiran pegawai Pemkot Makassar pada hari pertama bekerja mencapai 96 persen.
Hal berbeda justru terjadi di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan . Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Imran Jausi menuturkan, pihaknya tak memberlakukan WFH bagi pegawai dengan alasan kepadatan arus balik mudik di Sulsel tidak separah yang terjadi di Pulau Jawa.
"WFH itu kan latar belakangnya terkait arus balik yang terjadi di Jawa. Kalau di kami sudah dilakukan pengecekan di setiap OPD, apakah ada yang mengalami kendala dalam arus baliknya," beber Imran.
Baca Juga: Pemkot Makassar Pertimbangkan Undur Pembelajaran Tatap Muka
Lihat Juga :