Lomba Kampung Sehat NTB Upaya Tekan Penyebaran Covid-19
Minggu, 21 Juni 2020 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
"Menghadapi Covid-19 ini, seolah berperang dan memang merupakan peperangan menghadapi Corona. Tak ada satu daerah pun yang siap menghadapi Covid ini, semua APBD terganggu. Mudah-mudahan dengan ikhtiar yang baik, kita segera keluar dari kondisi ini," jelasnya.
Lombok Utara termasuk daerah yang mulai pulih, mulai melaksanakan kegiatan-kegiatan dengan new normal, namun tetap memperhatikan prosedur penanganan Covid-19.
Mengenai Lomba Kampung Sehat, memacu kesadaran tentang bahaya Covid-19. Pada saatnya nanti Covid-19 nol dapat dipertahankan, bila perlu untuk waktu seterusnya.
Kapolres Lombok Utara AKBP Fery Jaya Satriansyah dalam sambutannya mengatakan memperhatikan daya tahan kesehatan masyarakat, tidak dalam konteks artian sempit namun dalam artian luas, tidak semata-mata masalah keamanan. Namun menyangkut berbagai aspek yaitu aspek kesehatan, aspek sosial, aspek ekonomi, aspek informasi dan kreativitas. Inilah hakikat Kampung Sehat yang sama-sama diwujudkan. Kapolres berharap Forkopimda, DPRD dan masyarakat, bersama-sama berpadu mewujudkannya.
"Dalam lomba ini mencari tiga peserta terbaik, untuk mewakili Lombok Utara maju pada tingkat provinsi. Begitu juga dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat kecamatan dan seterusnya. Dari lima kecamatan, ada 15 desa yang yang berlomba, guna mendapatkan tiga pemenang yang berlomba pada tingkat selanjutnya," tutur Kapolres.
Acara diakhiri dengan penyerahan secara simbolis, bantuan masker, senter dan bibit (sebagai simbol kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan) serta foto bersama. (wld)
Lombok Utara termasuk daerah yang mulai pulih, mulai melaksanakan kegiatan-kegiatan dengan new normal, namun tetap memperhatikan prosedur penanganan Covid-19.
Mengenai Lomba Kampung Sehat, memacu kesadaran tentang bahaya Covid-19. Pada saatnya nanti Covid-19 nol dapat dipertahankan, bila perlu untuk waktu seterusnya.
Kapolres Lombok Utara AKBP Fery Jaya Satriansyah dalam sambutannya mengatakan memperhatikan daya tahan kesehatan masyarakat, tidak dalam konteks artian sempit namun dalam artian luas, tidak semata-mata masalah keamanan. Namun menyangkut berbagai aspek yaitu aspek kesehatan, aspek sosial, aspek ekonomi, aspek informasi dan kreativitas. Inilah hakikat Kampung Sehat yang sama-sama diwujudkan. Kapolres berharap Forkopimda, DPRD dan masyarakat, bersama-sama berpadu mewujudkannya.
"Dalam lomba ini mencari tiga peserta terbaik, untuk mewakili Lombok Utara maju pada tingkat provinsi. Begitu juga dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat kecamatan dan seterusnya. Dari lima kecamatan, ada 15 desa yang yang berlomba, guna mendapatkan tiga pemenang yang berlomba pada tingkat selanjutnya," tutur Kapolres.
Acara diakhiri dengan penyerahan secara simbolis, bantuan masker, senter dan bibit (sebagai simbol kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan) serta foto bersama. (wld)
(alf)