Lagi, Pasar Tradisional di Kendal Ditutup Akibat COVID-19
Minggu, 21 Juni 2020 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kendal, M. Toha mengatakan, angka positif COVID-19 di Kabupaten Kendal, terus mengalami peningkatan, sehingga harus diwaspadai.
"Sampai saat ini sudah ada 33 orang yang dinyatakan positif COVID-19. Sebanyak 12 orang sudah sembuh, dan 19 orang lainnya masih menjalani perawatan. Sedangkan dua orang lagi meninggal dunia," tuturnya.
(Baca juga: PDIP Jatim: Hanya Tsunami yang Bisa Merubah Rekomendasi DPP PDIP )
Dia menegaskan, pasar-pasar yang ditutup menjadi klaster penularan COVID-19. Sehingga, akan ditangani secara khusus. Pasar akan dibersihkan, disemprot disinfektan secara rutin, dan ditata ulang pedagangnya agar tempat berjualannya bisa berjarak.
Protokol kesehatan juga wajib diterapkan di pasar tradisional ini. Pengawasan secara ketat akan dilakukan ketika pasar dibuka kembali. Langkah ini sudah sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbub) Kendal No. 51/2020 tentang kewajiban menggunakan masker dan menjaga jarak.
"Sampai saat ini sudah ada 33 orang yang dinyatakan positif COVID-19. Sebanyak 12 orang sudah sembuh, dan 19 orang lainnya masih menjalani perawatan. Sedangkan dua orang lagi meninggal dunia," tuturnya.
(Baca juga: PDIP Jatim: Hanya Tsunami yang Bisa Merubah Rekomendasi DPP PDIP )
Dia menegaskan, pasar-pasar yang ditutup menjadi klaster penularan COVID-19. Sehingga, akan ditangani secara khusus. Pasar akan dibersihkan, disemprot disinfektan secara rutin, dan ditata ulang pedagangnya agar tempat berjualannya bisa berjarak.
Protokol kesehatan juga wajib diterapkan di pasar tradisional ini. Pengawasan secara ketat akan dilakukan ketika pasar dibuka kembali. Langkah ini sudah sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbub) Kendal No. 51/2020 tentang kewajiban menggunakan masker dan menjaga jarak.
(eyt)
Lihat Juga :