Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, Khofifah Minta Pasar Hewan di 4 Kabupaten Ditutup
Senin, 09 Mei 2022 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
"Kemarin dan hari ini ada dua kali suntik. Ada proses pemulihan. Kita berharap tiga hari ini ada proses penyuntikan lagi. Mudah-mudahan membaik semua. Ini harus diproteksi dan mendapat penanganan komprehensif dan pihak pemilik akan melakukan identifikasi dari gejala-gejala yang muncul dan segera melaporkan," kata Khofifah.
PMK setidaknya telah menyerang empat kabupaten di Jatim. Kasus PMK pertama yang dilaporkan terjadi di Kabupaten Gresik, pada 28 April 2022. Sebanyak 402 ekor sapi potong terjangkit PMK yang tersebar di lima kecamatan dan 22 desa.
Kasus kedua terjadi pada 1 Mei 2022 di Kabupaten Lamongan. Hingga saat ini terkonfirmasi sebanyak 140 ekor sapi yang tersebar di tiga kecamatan dan 6 desa. Sementara itu di Kabupaten Sidoarjo, kasus serupa tercatat menjangkiti 595 ekor sapi potong, sapi perah dan kerbau yang tersebar di 11 kecamatan dan 14 desa.
![Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, Khofifah Minta Pasar Hewan di 4 Kabupaten Ditutup]()
Sedangkan kasus keempat dilaporkan terjadi pada tanggal 3 Mei 2022 di Kabupaten Mojokerto. Sebanyak 148 ekor sapi potong yang tersebar di 9 kecamatan dan 19 desa mengalami indikasi terjangkit PMK. Untuk mencegah penularan PMK, Khofifah meminta agar pasar hewan di empat kabupaten tersebut ditutup sementara.
Saat ini, dua pasar hewan di Kabupaten Lamongan, juga telah ditutup sementara. "Yang disampaikan oleh Keswan (Kesehatan Hewan), penularan ini awalnya terjadi di pasar hewan. Kemungkinan penularan ini didapat dari kambing atau domba yang diimpor secara ilegal dari negara yang belum bebas PMK," kata Khofifah.
PMK setidaknya telah menyerang empat kabupaten di Jatim. Kasus PMK pertama yang dilaporkan terjadi di Kabupaten Gresik, pada 28 April 2022. Sebanyak 402 ekor sapi potong terjangkit PMK yang tersebar di lima kecamatan dan 22 desa.
Kasus kedua terjadi pada 1 Mei 2022 di Kabupaten Lamongan. Hingga saat ini terkonfirmasi sebanyak 140 ekor sapi yang tersebar di tiga kecamatan dan 6 desa. Sementara itu di Kabupaten Sidoarjo, kasus serupa tercatat menjangkiti 595 ekor sapi potong, sapi perah dan kerbau yang tersebar di 11 kecamatan dan 14 desa.

Sedangkan kasus keempat dilaporkan terjadi pada tanggal 3 Mei 2022 di Kabupaten Mojokerto. Sebanyak 148 ekor sapi potong yang tersebar di 9 kecamatan dan 19 desa mengalami indikasi terjangkit PMK. Untuk mencegah penularan PMK, Khofifah meminta agar pasar hewan di empat kabupaten tersebut ditutup sementara.
Saat ini, dua pasar hewan di Kabupaten Lamongan, juga telah ditutup sementara. "Yang disampaikan oleh Keswan (Kesehatan Hewan), penularan ini awalnya terjadi di pasar hewan. Kemungkinan penularan ini didapat dari kambing atau domba yang diimpor secara ilegal dari negara yang belum bebas PMK," kata Khofifah.
Lihat Juga :