Angka MBR di Kota Surabaya 976 Ribu, Akhir Tahun Ditarget 300.000
Kamis, 28 April 2022 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
“Insya Allah setelah selesai, selain bisa memberikan intervensi kepada MBR, kami juga bisa mengetahui adakah keluarga yang mengalami stunting atau gizi buruk. Sehingga, anggaran tahun 2023 bisa tepat sasaran,” ungkapnya.
Terkait pelatihan updating data statistik yang dilakukan, Pemkot Surabaya akan didampingi langsung oleh BPS Jatim. Ke depan, ia berharap bahwa nama penerima bantuan kategori MBR bisa diakses oleh publik.
“Data ini tidak akan ditutup-tutupi. Sebab, Kita punya target, dari total MBR 976 ribu menjadi 300 ribu. Updating data dan pengentasan MBR akan berjalan bersamaan,” tegasnya. Baca juga: Mendag Tegaskan Minyak Goreng Curah Cuma Boleh buat (Maaf) Masyarakat Susah
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur Dadang Hardiwan menjelaskan, mengenai Pemaparan Pemetaan Kantong atau Peta Sebaran Rumah Tangga MBR di Kota Surabaya telah dilakukan beberapa tahapan kegiatan.
Dimulai dari penyimpanan data MBR, yakni melakukan penyiapan (pengecekan konten) data MBR yang terdiri dari data individu dan data rumah tangga.
“Kedua, melakukan penghitungan dengan menggunakan metode PMT, yang akan diperoleh tingkat kesejahteraan. Sebab, kelengkapan isian data mempengaruhi kesejahteraan rumah tangga. Dan ketiga, melakukan pemetaan kantong MBR dan kemiskinan Kota Surabaya, hasil penghitungan tingkat kesejahteraan rumah tangga digunakan untuk memperoleh kantong (MBR dan Kemiskinan) di Kota Surabaya,” jelasnya.
Terkait pelatihan updating data statistik yang dilakukan, Pemkot Surabaya akan didampingi langsung oleh BPS Jatim. Ke depan, ia berharap bahwa nama penerima bantuan kategori MBR bisa diakses oleh publik.
“Data ini tidak akan ditutup-tutupi. Sebab, Kita punya target, dari total MBR 976 ribu menjadi 300 ribu. Updating data dan pengentasan MBR akan berjalan bersamaan,” tegasnya. Baca juga: Mendag Tegaskan Minyak Goreng Curah Cuma Boleh buat (Maaf) Masyarakat Susah
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur Dadang Hardiwan menjelaskan, mengenai Pemaparan Pemetaan Kantong atau Peta Sebaran Rumah Tangga MBR di Kota Surabaya telah dilakukan beberapa tahapan kegiatan.
Dimulai dari penyimpanan data MBR, yakni melakukan penyiapan (pengecekan konten) data MBR yang terdiri dari data individu dan data rumah tangga.
“Kedua, melakukan penghitungan dengan menggunakan metode PMT, yang akan diperoleh tingkat kesejahteraan. Sebab, kelengkapan isian data mempengaruhi kesejahteraan rumah tangga. Dan ketiga, melakukan pemetaan kantong MBR dan kemiskinan Kota Surabaya, hasil penghitungan tingkat kesejahteraan rumah tangga digunakan untuk memperoleh kantong (MBR dan Kemiskinan) di Kota Surabaya,” jelasnya.
Lihat Juga :