239 CPNS di Gowa Terima SK Pengangkatan, Kamsina Ingatkan Tidak Lakukan Pungli
Selasa, 26 April 2022 - 09:31 WIB
loading...
A
A
A
“Intinya ASN Gowa harus bekerja sesuai dengan tupoksinya dan memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat. Karena kita sebagai abdi negara adalah pelayan masyarakat,” sebutnya.
Penekanan lain yang disampaikan oleh Kamsina adalah tentang manajemen waktu yang harus dilakukan dengan baik oleh seluruh ASN di Gowa dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.
"Tepat waktu, bekerja dan melayani dengan baik, serta menjunjung etika. Jika ini dijalankan, Insya Allah ke depan Kabupaten Gowa dapat menjadi kabupaten dengan tata kelola pemerintahan terbaik,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Gowa, Muh Basir, menuturkan tujuan dan sasaran pengadaan PNS adalah untuk mengisi formasi yang lowong sesuai analisis jabatan dan analisis beban kerja terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek kelembagaan atau organisasi.
“Adapun maksud dari pengadaan CPNS dan PNS ini agar berperan sebagai perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan membangun aparatur negara agar mampu mengemban misi, tugas, dan fungsi serta peranannya masing-masing secara bersih, efektif, dan efisien dalam rangka meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik,” tutur Basir.
Penekanan lain yang disampaikan oleh Kamsina adalah tentang manajemen waktu yang harus dilakukan dengan baik oleh seluruh ASN di Gowa dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.
"Tepat waktu, bekerja dan melayani dengan baik, serta menjunjung etika. Jika ini dijalankan, Insya Allah ke depan Kabupaten Gowa dapat menjadi kabupaten dengan tata kelola pemerintahan terbaik,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Gowa, Muh Basir, menuturkan tujuan dan sasaran pengadaan PNS adalah untuk mengisi formasi yang lowong sesuai analisis jabatan dan analisis beban kerja terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek kelembagaan atau organisasi.
“Adapun maksud dari pengadaan CPNS dan PNS ini agar berperan sebagai perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan membangun aparatur negara agar mampu mengemban misi, tugas, dan fungsi serta peranannya masing-masing secara bersih, efektif, dan efisien dalam rangka meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik,” tutur Basir.
Lihat Juga :