Sadis! Dipicu Jual Beli Knalpot, Mahasiswa UTY Dibakar Temannya
Sabtu, 23 April 2022 - 12:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Momen HT Bertemu Gibran di Jogja, Ini yang Dibahas
Kini, ia hanya berharap agar anaknya bisa segera sembuh dan beraktivitas sendiri. Sudah sebulan ini dia meninggalkan toko rokok dan sembako yang dimilikinya.
Saat ini, toko tersebut hanya dijaga oleh istrinya. Ia memang berbagi tugas dengan istrinya, karena ia ingin anaknya mendapatkan penanganan yang terbaik di rumah sakit.
Namun sayang, untuk biaya perawatan anaknya memang tidak tercover BPJS kesehatan. Sehingga untuk meringankan bebannya, ia ikut program donasi kitabisa.com. Harapannya agar bisa membantu pembiayaan pengobatan anaknya.
"Katanya sampai ratusan juta. Saya hanya pedagang kecil, mudah-mudahan Allah memberi kemudahan untuk saya dan keluarga," kata dia.
Baca: Ngaku Korban Klitih, Pemuda di Jogja Ini Ternyata Sayat Tangan Sendiri
Kenyataan pahit itu memang kini harus ia telan. Doa dan harapan selalu ia panjatkan agar anaknya bisa beraktivitas. Karena Dimas adalah anak yang bisa ia banggakan. Dimas adalah mahasiswa yang sudah mandiri dan pandai mengaji.
Meski statusnya anak tunggal, namun Dimas bukan anak manja. Sudah dari kecil Dimas memiliki bisnis sendiri. Saat ini Dimas sudah memiliki usaha jual beli ikan hias. Sementara untuk jual beli knalpot merupakan usaha sampingan anaknya tersebut.
Kini, ia hanya berharap agar anaknya bisa segera sembuh dan beraktivitas sendiri. Sudah sebulan ini dia meninggalkan toko rokok dan sembako yang dimilikinya.
Saat ini, toko tersebut hanya dijaga oleh istrinya. Ia memang berbagi tugas dengan istrinya, karena ia ingin anaknya mendapatkan penanganan yang terbaik di rumah sakit.
Namun sayang, untuk biaya perawatan anaknya memang tidak tercover BPJS kesehatan. Sehingga untuk meringankan bebannya, ia ikut program donasi kitabisa.com. Harapannya agar bisa membantu pembiayaan pengobatan anaknya.
"Katanya sampai ratusan juta. Saya hanya pedagang kecil, mudah-mudahan Allah memberi kemudahan untuk saya dan keluarga," kata dia.
Baca: Ngaku Korban Klitih, Pemuda di Jogja Ini Ternyata Sayat Tangan Sendiri
Kenyataan pahit itu memang kini harus ia telan. Doa dan harapan selalu ia panjatkan agar anaknya bisa beraktivitas. Karena Dimas adalah anak yang bisa ia banggakan. Dimas adalah mahasiswa yang sudah mandiri dan pandai mengaji.
Meski statusnya anak tunggal, namun Dimas bukan anak manja. Sudah dari kecil Dimas memiliki bisnis sendiri. Saat ini Dimas sudah memiliki usaha jual beli ikan hias. Sementara untuk jual beli knalpot merupakan usaha sampingan anaknya tersebut.
(san)
Lihat Juga :