Pemprov Sulsel Dongkrak Sektor Pertanian Lewat Program Mandiri Benih
Jum'at, 22 April 2022 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2021 lalu, pemakaian benih unggul padi baru sekitar 42,05 persen. Kondisi itu disebut masih belum ideal untuk meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
Oleh karena itu, melalui program Mandiri Benih, Gubernur Sudirman berharap petani dapat membangun kemandirian benih dalam usaha taninya. Dengan program ini, benih unggul bermutu di tingkat petani dapat tersedia secara mandiri dan berkelanjutan.
"Petani juga diberdayakan melalui pendampingan teknis dari petugas sehingga petani dapat memiliki ilmu, pengetahuan dan teknologi dalam memproduksi benih, sehingga akan berdampak pada peningkatan produksi pertanian secara berkelanjutan," pungkasnya.
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPH-Bun), Imran Jausi, menuturkan bantuan benih padi ini adalah hasil program Mandiri Benih padi yang pelaksanaannya sudah dimulai sejak tahun 2021 lalu, dengan diawali perbanyakan benih pokok dan benih sebar.
"Tahapan kegiatan ini merupakan faktor kunci untuk menghasilkan benih yang berkualitas secara mandiri oleh para petani penangkar dengan pendampingan teknis dari 3 UPT pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan," ucap Imran.
Dia menyebut penangkaran benih tahap 1 pada musim tanam Oktober sampai Maret telah ditangkarkan benih sebar sebanyak 400 hektar dengan melibatkan atau memberdayakan petani penangkar sebanyak 234 orang. Jumlah produksinya mencapai 1.200 ton.
"Progresnya sampai hari ini sudah panen 304 hektar, dengan estimasi produksi calon benih 912 ton. Sampai saat ini panen masih berlanjut di lapangan dan diperkirakan panen akan selesai akhir bulan Mei 2022," bebernya.
Oleh karena itu, melalui program Mandiri Benih, Gubernur Sudirman berharap petani dapat membangun kemandirian benih dalam usaha taninya. Dengan program ini, benih unggul bermutu di tingkat petani dapat tersedia secara mandiri dan berkelanjutan.
"Petani juga diberdayakan melalui pendampingan teknis dari petugas sehingga petani dapat memiliki ilmu, pengetahuan dan teknologi dalam memproduksi benih, sehingga akan berdampak pada peningkatan produksi pertanian secara berkelanjutan," pungkasnya.
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPH-Bun), Imran Jausi, menuturkan bantuan benih padi ini adalah hasil program Mandiri Benih padi yang pelaksanaannya sudah dimulai sejak tahun 2021 lalu, dengan diawali perbanyakan benih pokok dan benih sebar.
"Tahapan kegiatan ini merupakan faktor kunci untuk menghasilkan benih yang berkualitas secara mandiri oleh para petani penangkar dengan pendampingan teknis dari 3 UPT pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan," ucap Imran.
Dia menyebut penangkaran benih tahap 1 pada musim tanam Oktober sampai Maret telah ditangkarkan benih sebar sebanyak 400 hektar dengan melibatkan atau memberdayakan petani penangkar sebanyak 234 orang. Jumlah produksinya mencapai 1.200 ton.
"Progresnya sampai hari ini sudah panen 304 hektar, dengan estimasi produksi calon benih 912 ton. Sampai saat ini panen masih berlanjut di lapangan dan diperkirakan panen akan selesai akhir bulan Mei 2022," bebernya.
Lihat Juga :