Kisah Entong Gendut, Pendekar Betawi yang Melawan Penjajah dengan Kelewang

Jum'at, 22 April 2022 - 05:03 WIB
loading...
A A A
Celakanya, meski tanah dikuasai Belanda dan para tuan tanah Inggris, rakyat tetap diwajibkan membayar pajak tanah sebesar 25 sen dan harus dibayar setiap minggu. Dan apabila rakyat belum membayar pajak tanah tersebut, maka mereka akan dihukum kerja paksa.

Ini jelas sebuah kebijakan yang tidak adil dan semena-mena hingga memicu amarah Entong Gendut. Karena merasa terpanggil untuk membela kaum tertindas, Entong kemudian memutuskan untuk membuat gerakan. Mula-mula ia mengumpulkan masyarakat Condet, terutama para petani yang sungguh merasakan perlakuan tidak adil dari para penjajah. Ada sekitar 100 orang petani berhasil dihimpun Entong.

Entong Gendut dan para petani mula-mula menyampaikan protes, namun tidak didengar para kompeni. Karena tidak ada tanggapan, Entong kemudian melakukan perlawanan fisik. Puncak perlawanan si pendekar terjadi saat pesta meriah salah seorang petinggi Belanda di daerah yang berada di dekat Kampung Makassar. Dalam serangan ini, Entong Gendut berhasil merebut pistol dari serdadu Belanda.

Setelah serbuan ini, Belanda memberi ultimatum agar Entong dan pengikutnya menyerahkan diri. Namun, perintah itu tidak digubris. Beberapa kali kompeni memberi ultimatum, Entong tak juga memenuhinya. Baca juga: Haji Lulung: Haram Hukumnya di Tanah Betawi Ada Nama Jalan Mustafa Kemal Ataturk

Akhirnya, serdadu Belanda, dengan senjata lengkap menyerbu markas Entong dan pengikutnya. Meski menang semangat, namun karena melawan hanya dengan senjata seadanya, perlawanan Entong dan pengikutnya mudah dipatahkan. Menurut beberapa sumber yang membahas mengenai senjata, Entong dan pengikutnya menggunakan kelewang, yaitu senjata khas yang digunakan oleh kepolisian militer Belanda pada masa itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Punya Suara Malam Logat Betawi: Teknologi Jalan, Warga Tenang, Polda Metro Puji Inovasi
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Berita Terkini
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved