1.792 Orang di Pasar Tradisional Mojokerto Jalani Rapid Test
Jum'at, 19 Juni 2020 - 10:26 WIB
loading...
Tim Hunter Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, menggelar rapid test di lima pasar tradisional. Foto/iNews TV/Sholahudin
A
A
A
MOJOKERTO - Tim Hunter Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, gencar menggelar rapid test terhadap pedagang dan pengunjung pasar tradisional.
(Baca juga: Kei Nishikori Tak Sabar Tampil di AS Terbuka 2020 )
Ada lima pasar tradisional di Kabupaten Mojokerto, yang menjadi sasaran rapid test selama dua hari. Sebanyak 1.792 orang menjalani rapid test, hasilnya 112 orang reaktif.
Mereka yang dinyatakan reaktif, langsung menjalani tes swab. Bahkan, Pemkab Mojokerto juga berencana mengambil kebijakan menutup operasional pasar untuk sementara waktu, apabila ditemukan pedagang yang positif COVID-19.
(Baca juga: China Dilaporkan Bikin Senjata Nuklir Super-EMP yang Bisa Lumpuhkan AS )
Rapid test tersebut digelar di Pasar Sawahan, Kecamatan Bangsal; Pasar Legi, Kecamatan Mojosari; Pasar Pacet, Kecamatan Pacet; dan Pasar Dlanggu, Kecamatan Pandan. Selain itu, rapid test juga digelar di dua desa karena sebelumnya ditemukan warga positif COVID-19.
Salah seorang warga yang mengikuti rapid test di Pasar Legi, Wiji Utami mengaku sangat menyambut baik kegiatan rapid test di pasar-pasar tersebut. "Meski sedikit terlambat, tetapi rapid test di pasar-pasar ini penting dilakukan," tegasnya.
(Baca juga: Kei Nishikori Tak Sabar Tampil di AS Terbuka 2020 )
Ada lima pasar tradisional di Kabupaten Mojokerto, yang menjadi sasaran rapid test selama dua hari. Sebanyak 1.792 orang menjalani rapid test, hasilnya 112 orang reaktif.
Mereka yang dinyatakan reaktif, langsung menjalani tes swab. Bahkan, Pemkab Mojokerto juga berencana mengambil kebijakan menutup operasional pasar untuk sementara waktu, apabila ditemukan pedagang yang positif COVID-19.
(Baca juga: China Dilaporkan Bikin Senjata Nuklir Super-EMP yang Bisa Lumpuhkan AS )
Rapid test tersebut digelar di Pasar Sawahan, Kecamatan Bangsal; Pasar Legi, Kecamatan Mojosari; Pasar Pacet, Kecamatan Pacet; dan Pasar Dlanggu, Kecamatan Pandan. Selain itu, rapid test juga digelar di dua desa karena sebelumnya ditemukan warga positif COVID-19.
Salah seorang warga yang mengikuti rapid test di Pasar Legi, Wiji Utami mengaku sangat menyambut baik kegiatan rapid test di pasar-pasar tersebut. "Meski sedikit terlambat, tetapi rapid test di pasar-pasar ini penting dilakukan," tegasnya.
Lihat Juga :