Trump Bantah Laporan yang Menyebut Kim Jong Un Sakit Parah
Jum'at, 24 April 2020 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Dua pejabat pemerintah Korea Selatan menolak laporan CNN berikutnya yang mengutip seorang pejabat AS, yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa AS "memantau intelijen" bahwa Kim berada dalam bahaya besar setelah operasi jantung.
Kim adalah pemimpin turun-temurun generasi ketiga, berkuasa setelah ayahnya, Kim Jong Il, meninggal pada 2011 karena serangan jantung.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kim meluncurkan serangan diplomatik untuk mempromosikan dirinya sebagai pemimpin dunia, mengadakan tiga pertemuan dengan Trump, empat dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, dan lima dengan Presiden China Xi Jinping.
Dia adalah pemimpin Korea Utara pertama yang melintasi perbatasan ke Korea Selatan untuk bertemu Moon pada 2018. Kedua Korea secara teknis masih berperang, karena Perang Korea 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.
Kim telah berupaya agar sanksi internasional terhadap negaranya mereda, tetapi telah menolak untuk membongkar program senjata nuklirnya yang merupakan permintaan AS.
Kim adalah pemimpin turun-temurun generasi ketiga, berkuasa setelah ayahnya, Kim Jong Il, meninggal pada 2011 karena serangan jantung.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kim meluncurkan serangan diplomatik untuk mempromosikan dirinya sebagai pemimpin dunia, mengadakan tiga pertemuan dengan Trump, empat dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, dan lima dengan Presiden China Xi Jinping.
Dia adalah pemimpin Korea Utara pertama yang melintasi perbatasan ke Korea Selatan untuk bertemu Moon pada 2018. Kedua Korea secara teknis masih berperang, karena Perang Korea 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.
Kim telah berupaya agar sanksi internasional terhadap negaranya mereda, tetapi telah menolak untuk membongkar program senjata nuklirnya yang merupakan permintaan AS.
(agn)
Lihat Juga :