Tim Pengawas Obat dan Makanan Lutim Rakor Pembinaan Pengawasan

Jum'at, 15 April 2022 - 07:06 WIB
loading...
Tim Pengawas Obat dan...
Rakor pembinaan pengawasan obat dan makanan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan, Rabu (13/4/2022). Foto/Istimewa
A A A
LUWU TMUR - Tim Pengawas Obat dan Makanan Kabupaten Luwu Timur ( Lutim ) melakukan rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka peningkatan pembinaan pengawasan obat dan makanan di daerah Lutim . Rakor tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan, Rabu (13/4/2022).

Staf Ahli Hukum dan Pembangunan, dr H April saat membuka rakor mengatakan, pertemuan itu tentunya dalam rangka mengkondisikan tim pengawasan obat dan makanan untuk bekerja di lapangan terkait siapa dan bagaimana caranya, sehingga apa yang dikerjakan dapat terintegrasi dengan tepat.

"Kegiatan ini berjalan perlu adanya koordinasi yang jelas sehingga apa yang ingin kita capai di lapangan dapat maksimal dan itu bisa dijadikan pelajaran di tahun kemarin," kata April.

Baca Juga: Pemkab Lutim Siapkan Ribuan Paket Sembako di Pasar Murah

Lanjut dia, di bulan Ramadhan, kebutuhan terhadap makanan masyarakat mengalami peningkatan. Pengecekan terhadap makanan di lapangan perlu terdapat lebel halal sehingga dapat menentukan makanan tersebut layak untuk dikonsumsi.

"Inilah yang perlu kita perhatikan saat melakukan pengecekan di lapangan baik dalam bentuk kemasan, label, izin edar dan komposisi (klik)," ungkap April.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Masdin mengatakan, terkait tim koordinasi pengawasan obat dan makanan di daerah ini sangat perlu dilakukan. Untuk itu, posisi tim inilah perlu melakukan koordinasi, singkronisasi, satu persepsi terkait tindakan di lapangan.

"Satu persepsi tersebut dimulai dari kesepahaman terkait tupoksi masing-masing. Saya yakin jika masing-masing SKPD menjalankan tupoksi yang sudah ditetapkan tentu akan berjalan dengan semestinya," harap Masdin.

"Ini yang perlu kita perhatikan ketika di lapangan dan silakan SKPD berkreatif dalam melakukan pengawasan obat dan makanan," ungkap Masdin.

Dalam hal ini, Asisten Administrasi, Nursih Hariani juga memberikan saran kepada pihak terkait pengawasan obat dan makanan agar pertemuan kali ini dapat terkoordinir dan terarah.

"Mudah-mudahan rapat kali ini dapat menghasilkan solusi yang baik sehingga pada saat melakukan pengawasan obat dan makanan di lapangan dapat terarah," harap Nursih Hariani.

Adapun yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes), A Tulleng bahwa, kegiatan ini setiap tahun dilakukan. Untuk itu, diharapkan kepada setiap SKPD sebelum turun ke lapangan telah melakukan planning sebelumnya.

"Kegiatan ini dimulai hari Kamis tanggal 14 April 2022 sampai di hari berikutnya. Sebelum itu perlu adanya penjelasan terkait tupoksi masing-masing SKPD dikarenakan kasus kemarin kebanyakan SKPD tidak melihat tupoksi yang dijadikan sebagai pegangan dalam melakukan pengawasan obat dan makanan di lapangan," kata A Tulleng.

Baca Juga: Mau Jadi Cawabup Lutim, Dua Anggota Dewan Siap Tanggalkan Jabatan

Dia menambahkan, terkait mekanisme kerja tentunya akan dibagi bukan hanya pada satu tim melainkan dibagi menjadi beberapa tim. sehingga pembagian tim tersebut bisa mengkoordinir secara teknis di lapangan.

Hasil rakor tersebut menjelaskan bahwa tim pengawas obat terdapat dua tim, dimana tim satu mengawasi obat dan bahan berbahaya seperti kosmetik, obat termasuk bahan berbahaya. Tim kedua (pangan) akan melakukan pengawasan terhadap makanan, daging, ikan dan tentunya akan dilakukan pemeriksaan seperti expire, dan izin edar.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Diskominfo-SP, Disdagkoprinum, Badan Perencanaan, penelitian dan Pengembangan Daerah, Satuan Polisi Pamung Praja dan Damkar, Dinas Perikanan, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gara-gara Utang-piutang,...
Gara-gara Utang-piutang, 3 Siswi SMP di Luwu Timur Adu Jotos
Cawabup Luwu Timur Akbar...
Cawabup Luwu Timur Akbar Foto Bareng Jokowi, Pengamat Nilai Sinyal Dukungan
Budiman-Andi Akbar Berpotensi...
Budiman-Andi Akbar Berpotensi Menang di Pilkada Luwu Timur
Danau Purba Matano Tetap...
Danau Purba Matano Tetap Lestari, Bukti Penambangan Keberlanjutan untuk Negeri
Survei LSI Denny JA...
Survei LSI Denny JA di Pilkada Luwu Timur: Elektabilitas IBAS Unggul dari Petahana
Gempa Dangkal M3,8 Guncang...
Gempa Dangkal M3,8 Guncang Luwu Timur, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Matano
Detik-Detik KM Indah...
Detik-Detik KM Indah yang Angkut 9 Truk Logistik Tenggelam di Luwu Timur
Mengenal Virus ASF yang...
Mengenal Virus ASF yang Jadi Penyebab Banyaknya Babi Mati di Luwu Timur, Menular ke Manusia?
Detik-Detik Longsor...
Detik-Detik Longsor Terekam Video Amatir
Rekomendasi
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Berita Terkini
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved