Bupati Wajo Target Raih Predikat A pada Rakor Hasil Evaluasi Sakip-RB

Rabu, 13 April 2022 - 23:05 WIB
loading...
Bupati Wajo Target Raih...
Bupati Wajo Amran Mahmud memaparkan fokus rencana pembangunan daerahnya pada 2023 dalam Musrenbang RKPD Tahun 2023 di Aula Bappelitbangda, Selasa (15/2/2022). Foto: SINDOnews/M Reza Pahlevi
A A A
WAJO - Bupati Wajo, Amran Mahmud , menargetkan peningkatan predikat atau nilai perihal Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Reformasi Birokrasi ( Sakip-RB ). Sejauh ini, Pemkab Wajo diketahui dari tahun ke tahun terus mendapatkan peningkatan predikat.

Bupati Amran menginginkan daerahnya kelak meraih predikat A Sakip-RB. Nah, untuk merealisasikannya maka seluruh jajaran kepala perangkat daerah diminta komitmen meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

Baca Juga: Bupati Wajo Minta ASN Maksimalkan Pelayanan untuk Masyarakat

Hal tersebut ditekankan Bupati Amran saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Hasil Evaluasi Sakip-RB di Ruang Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Selasa (12/4/2022) lalu.

Enam tahun terakhir, hasil evaluasi Sakip di Wajo mengalami peningkatan, meski belum signifikan. Diketahui, hasil evaluasi Sakip pada 2015 nilainya hanya 36,00 (D), 2016 naik menjadi 41,28 (C), 2017 naik lagi menjadi 42,22 (C), 2018 menjadi 50,95 (CC), dan 2019 naik lagi menjadi 52,95 (CC). Selanjutnya, pada 2020 dan 2021 menjadi 60,07 (B) dan 61,02 (B).

Sedangkan untuk penilaian RB sejak 2018 nilainya 55,55 (CC), lalu 2019 naik menjadi 60,08 (B), kemudian 2020 menjadi 60,02 (B), dan 2021 mendapatkan nilai 60,69 (B).

"Khusus untuk predikat B, selama dua tahun terakhir, kita menjadi satu-satunya kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) memperoleh predikat B, yang lainnya hanya CC ke bawah. Yang terbaru untuk tahun 2021, kita mampu mempertahankan predikat B. Namun, daerah lain sudah ada yang menyamai kita yaitu Maros dan Luwu Utara. Adapun pada daerah kota, hanya Makassar dan Parepare," beber Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wajo ini.

Bupati Amran menekankan target pada akhir RPJMD 2019-2024, Wajo harus berhasil memperoleh predikat A. Selain itu, hasil evaluasi Sakip dan RB perlu dibedah bersama sebagai bahan evaluasi untuk mendapatkan peningkatan kinerja pada masa mendatang.

"Aspek yang dinilai lemah perlu dicarikan solusi sehingga pada penilaian berikutnya dapat lebih baik. Adapun aspek yang dinilai baik perlu dipertahankan atau ditingkatkan lagi," jelasnya.

Kepala daerah bergelar doktor ini mengatakan, penilaian Sakip menitikberatkan pada tingkat akuntabilitas serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahan berorientasi kepada hasil.

Sedangkan untuk predikat RB atau indeks RB tidak saja menjadi ukuran perbandingan kinerja antardaerah. Lebih jauh lagi, pemanfaatan instrumen RB untuk menuju pemerintahan akuntabel, bersih, kapabel, dan mampu mewujudkan pelayanan publik berkualitas.

Baca Juga: Bupati Wajo Minta Akademisi Unhas Riset Manfaat Ikan Sapu-sapu

"Untuk itu kita harus berbenah dan berusaha lebih keras lagi. Jangan sampai nilai kita stagnan atau malah turun. Keluhan masyarakat yang tidak segera kita tindak lanjuti akan mendapatkan penilaian buruk dari masyarakat. Di medsos, kita sering menyaksikan bagaimana tuntutan masyarakat sangat tinggi akan pelayanan yang berkualitas. Ini semua harus terus kita tingkatkan," harapnya.

Sekadar diketahui, untuk 2021, kualitas pelayanan publik dinilai Ombudsman melalui penilaian kepatuhan terhadap standar pelayanan publik. Di Sulsel, Wajo masuk dalam zona kuning bersama 18 kabupaten/kota lainnya. Sementara ada tiga kabupaten yang berhasil masuk zona hijau, dan dua lainnya masuk zona merah.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1 Dekade Sisumaker Tangsel:...
1 Dekade Sisumaker Tangsel: Pionir Digitalisasi Birokrasi yang Direplikasi Nasional
Sukses di Tangsel, Airin-Ade...
Sukses di Tangsel, Airin-Ade Siap Perkuat Reformasi Birokrasi dan Digitalisasi Pemprov Banten
Dukung Program Presiden...
Dukung Program Presiden Prabowo, SMK-PP Kementan Gelar Pakta Integritas di Banjarbaru
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Ciptakan Birokrasi Antiribet, Jangan Buat Rakyat Frustrasi
Kemenpan RB Beri Pendampingan...
Kemenpan RB Beri Pendampingan SAKIP, Pemko Pematang Siantar Targetkan Raih Nilai B
Digitalisasi Manajemen...
Digitalisasi Manajemen Talenta ASN Cara Ganjar Cegah Jual Beli Jabatan
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Indonesia Terlalu Banyak...
Indonesia Terlalu Banyak Regulasi, Bikin Biaya Ekonomi Mahal dan Hambat Investasi Masuk
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved