Siap Menuju Endemi, Antibodi Covid-19 Masyarakat Gowa Capai 98,72 Persen
Selasa, 12 April 2022 - 19:31 WIB
loading...
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan memaparkan laju penyebaran Covid-19 di wilayahnya yang kian melandai, seiring dengan meningkatnya antibodi masyarakat. Foto/Dok Pemkab Gowa
A
A
A
GOWA - Proporsi penduduk yang mempunyai antibodi atau kekebalan kelompok (herd immunity) Covid-19 di Kabupaten Gowa telah mencapai 98,72%. Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Laboratorium Prodia Makassar bersama Epidemolog Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin dan Dinas Kesehatan Gowa.
“ Antibodi atau kekebalan kelompok terhadap Covid-19 di masyarakat Kabupaten Gowa mencapai 98,72 persen artinya ini sangat bagus. Dari target nasional 70 persen ini artinya melebihi target nasional,” kata Pakar Epidemologi Unhas, Prof Ridwan Amiruddin, dalam pemaparan hasil kajian seroprevalensi Sars-Cov-2.
Baca Juga: Adnan Optimistis Penuhi Target Herd Immunity di Gowa
Survei sendiri dilakukan selama tiga bulan, dengan mengambil 883 sampel yang merupakan penduduk Gowa di 18 kecamatan menurut jenis kelamin dan kelompok usia.
Prof Ridwan menjelaskan dengan terbentuknya kekebalan kelompok melebihi target nasional, artinya pemerintah kabupaten telah maksimal dalam melakukan penanganan Covid-19. Hal ini ditunjang dengan asesmen situasi pandemi Covid-19 di wilayah daerah berjuluk Butta Bersejarah ini yang masuk dalam tingkat 1 pada indikator pengelolaan.
Hal itu antara lain dapat dilihat pada transmisi komunitas (kasus terkonfirmasi dan angka kematian), kapasitas respon (testing, tracing dan treatment), serta cakupan vaksinasi lengkap.
“ Antibodi atau kekebalan kelompok terhadap Covid-19 di masyarakat Kabupaten Gowa mencapai 98,72 persen artinya ini sangat bagus. Dari target nasional 70 persen ini artinya melebihi target nasional,” kata Pakar Epidemologi Unhas, Prof Ridwan Amiruddin, dalam pemaparan hasil kajian seroprevalensi Sars-Cov-2.
Baca Juga: Adnan Optimistis Penuhi Target Herd Immunity di Gowa
Survei sendiri dilakukan selama tiga bulan, dengan mengambil 883 sampel yang merupakan penduduk Gowa di 18 kecamatan menurut jenis kelamin dan kelompok usia.
Prof Ridwan menjelaskan dengan terbentuknya kekebalan kelompok melebihi target nasional, artinya pemerintah kabupaten telah maksimal dalam melakukan penanganan Covid-19. Hal ini ditunjang dengan asesmen situasi pandemi Covid-19 di wilayah daerah berjuluk Butta Bersejarah ini yang masuk dalam tingkat 1 pada indikator pengelolaan.
Hal itu antara lain dapat dilihat pada transmisi komunitas (kasus terkonfirmasi dan angka kematian), kapasitas respon (testing, tracing dan treatment), serta cakupan vaksinasi lengkap.
Lihat Juga :