Optimalkan Pelacakan COVID-19, Jabar Terjunkan Relawan Terlatih
Kamis, 18 Juni 2020 - 18:56 WIB
loading...
A
A
A
Dedi mengakui, keterbatasan sumber daya manusia (SDM), anggaran, hingga keahlian dalam pelacakan kontak COVID-19 di kabupaten/kota mendasari hadirnya para relawan terlatih itu. Selama ini, kata Dedi, pelacakan kontak COVID-19 di kabupaten/kota cenderung mengandalkan sumber daya yang dimiliki Puskesmas.
"Sementara di Puskemas sendiri, selain harus melakukan pelacakan kontak, juga harus melayani pengobatan masyarakat sehari-hari," imbuhnya.
Oleh karena itu, pihaknya merasa perlu memfasilitasi kabupaten/kota dengan menghadirkan relawan terlatih, agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Provinsi Jabar bisa segera terputus.
"Kita juga bisa lebih yakin bahwa orang-orang yang positif dan suspect maupun ODP, OTG, dan PDP tidak ikut beraktivitas untuk mencegah potensi penularan COVID-19," tandasnya.
"Sementara di Puskemas sendiri, selain harus melakukan pelacakan kontak, juga harus melayani pengobatan masyarakat sehari-hari," imbuhnya.
Oleh karena itu, pihaknya merasa perlu memfasilitasi kabupaten/kota dengan menghadirkan relawan terlatih, agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Provinsi Jabar bisa segera terputus.
"Kita juga bisa lebih yakin bahwa orang-orang yang positif dan suspect maupun ODP, OTG, dan PDP tidak ikut beraktivitas untuk mencegah potensi penularan COVID-19," tandasnya.
(nun)
Lihat Juga :