Optimalkan Pelacakan COVID-19, Jabar Terjunkan Relawan Terlatih

Kamis, 18 Juni 2020 - 18:56 WIB
loading...
Optimalkan Pelacakan...
Koordinator Sub Divisi Deteksi Dini dan Pelacakan Kontak Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat bakal menerjunkan puluhan relawan terlatih untuk mengoptimalkan pelacakan penyebaran COVID-19, khususnya di wilayah yang tengah menerapkan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM).

Koordinator Sub Divisi Deteksi Dini dan Pelacakan Kontak Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Dedi Mulyadi menyebutkan, sebanyak 96 relawan terlatih akan diterjunkan di 13 kabupaten/kota yang menerapkan PSBM mulai pekan depan.

"Kita akan menerjunkan kurang lebih 96 relawan bekerja sama dengan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujar Dedi dalam konferensi pers yang juga digelar secara virtual dari Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (18/6/2020).

Menurutnya, kehadiran para relawan tersebut sebagai upaya pihaknya dalam memfasilitasi kabupaten/kota untuk menekan potensi penyebaran COVID-19. Melalui peran para relawan tersebut, pihaknya berharap, pelacakan kontak COVID-19 lebih efektif.

"Apalagi, mereka sudah dibekali pengetahuan terkait tracking contact melalui pelatihan secara online melalui Jhons Hopkins University," terangnya.(Baca juga : Ombudsman Minta Publik Jangan Takut Melapor Soal Bansos )

Dedi mengakui, keterbatasan sumber daya manusia (SDM), anggaran, hingga keahlian dalam pelacakan kontak COVID-19 di kabupaten/kota mendasari hadirnya para relawan terlatih itu. Selama ini, kata Dedi, pelacakan kontak COVID-19 di kabupaten/kota cenderung mengandalkan sumber daya yang dimiliki Puskesmas.

"Sementara di Puskemas sendiri, selain harus melakukan pelacakan kontak, juga harus melayani pengobatan masyarakat sehari-hari," imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya merasa perlu memfasilitasi kabupaten/kota dengan menghadirkan relawan terlatih, agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Provinsi Jabar bisa segera terputus.

"Kita juga bisa lebih yakin bahwa orang-orang yang positif dan suspect maupun ODP, OTG, dan PDP tidak ikut beraktivitas untuk mencegah potensi penularan COVID-19," tandasnya.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Optimistis Ekonomi...
DPRD Optimistis Ekonomi Jabar hingga Akhir Tahun 2025 Melonjak
Idris Sandiya Ajak Pengurus...
Idris Sandiya Ajak Pengurus Nasdem Kota Cirebon Jaga Soliditas Hadapi Pemilu 2029
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Jemaah Jabar Capai 38.723...
Jemaah Jabar Capai 38.723 Orang, BPKH: Pengelolaan Dana Haji Tembus Rp171 Triliun
Daftar 27 Kabupaten...
Daftar 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, Lengkap dengan Luas Wilayah hingga Julukan
Keistimewaan Wastukancana...
Keistimewaan Wastukancana Penguasa Galuh saat Lahir, Munculnya Tanda Alam Gempa Bumi
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved