Demo 11 April, Mahasiswa Mulai Kepung Kantor Wali Kota dan DPRD Palopo
Senin, 11 April 2022 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
Aksi demonstrasi yang dilakukan AMPERA Kota Palopo merupakan upaya menuntut kebijakan kabinet Indonesia Maju kepemimpinan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang mereka anggap tidak pro terhadap rakyat.
Jendral Lapangan, Mustapa, menjelaskan telah melakukan konsolidasi dan kajian dari kampus ke kampus. Kemudian puluhan Organisasi Kemahasiswaan (ormawa), Organisasi Kedaerahan (Organda) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
"Protes publik terhadap kebijakan pemerintah tercermin dari hasil konsolidasi kami sejumlah 48 organisasi yang tergabung baik ormawa, organisasi kedaerahan maupun ormas siap melakukan aksi protes," Kata Mustapa.
Menurut Presiden BEM Universitas Muhammadiyah Palopo (UMP) ini, pihaknya telah masif melakukan konsolidasi sepekan terakhir. Ia mengharapkan bukan hanya dari pihak mahasiswa yang melakukan protes tetapi masyarakat sipil juga ikut melakukan aksi protes pada tanggal 11 April 2022.
"Kami memperjuangkan kebijakan negara yang kontra terhadap kepentingan rakyat. Menyentuh langsung masyarakat, seperti kenaikan bahan pokok apalagi di bulan Ramadhan ini, makanya kami terpanggil untuk melakukan aksi protes," tegasnya.
Baca Juga: Kapolres Palopo Pantau Kesiapan Personel Pengamanan Demonstrasi
Jendral Lapangan, Mustapa, menjelaskan telah melakukan konsolidasi dan kajian dari kampus ke kampus. Kemudian puluhan Organisasi Kemahasiswaan (ormawa), Organisasi Kedaerahan (Organda) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
"Protes publik terhadap kebijakan pemerintah tercermin dari hasil konsolidasi kami sejumlah 48 organisasi yang tergabung baik ormawa, organisasi kedaerahan maupun ormas siap melakukan aksi protes," Kata Mustapa.
Menurut Presiden BEM Universitas Muhammadiyah Palopo (UMP) ini, pihaknya telah masif melakukan konsolidasi sepekan terakhir. Ia mengharapkan bukan hanya dari pihak mahasiswa yang melakukan protes tetapi masyarakat sipil juga ikut melakukan aksi protes pada tanggal 11 April 2022.
"Kami memperjuangkan kebijakan negara yang kontra terhadap kepentingan rakyat. Menyentuh langsung masyarakat, seperti kenaikan bahan pokok apalagi di bulan Ramadhan ini, makanya kami terpanggil untuk melakukan aksi protes," tegasnya.
Baca Juga: Kapolres Palopo Pantau Kesiapan Personel Pengamanan Demonstrasi
Lihat Juga :