DPRD Ingin Lanjutkan Interpelasi Formula E, Wagub DKI: Silakan Saja
Jum'at, 08 April 2022 - 14:25 WIB
loading...
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza).Foto/MPI/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mempersilakan anggota DPRD DKI bila ingin melanjutkan hak interpelasi terkait Formula E. Diketahui Formula E akan bergulir pada 4 Juni 2022 mendatang.
"Prinsipnya kita negara demokrasi, interpelasi kan itu salah satu hak anggota dewan, silakan saja," ungkap Ariza kepada awak media di Balai Kota Jakarta, Jumat (8/4/2022).
Ariza mengatakan, Pemprov dan DPRD memiliki hubungan yang baik. Ia pun berharap dapat melalui musyawarah tidak dengan interpelasi. "Kalau dimungkinkan dapat didiskusikan, ya didiskusikan. Kami, Pemprov dengan DPRD kan selama ini hubungannya baik, eksekutif legislatif," katanya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi kembali meyakinkan bahwa hak interpelasi Formula E yang digulirkan 33 Anggota DPRD dari dua fraksi sesuai aturan yang berlaku.
Itu terbukti dari hasil pemeriksaan Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta yang telah menyatakan bahwa dirinya tidak terbukti melanggar tata tertib dan kode etik DPRD DKI Jakarta. Baca: Ini Jawaban Menohok Wagub Ariza soal Cibiran PSI terkait Penjualan Tiket Formula E
"Prinsipnya kita negara demokrasi, interpelasi kan itu salah satu hak anggota dewan, silakan saja," ungkap Ariza kepada awak media di Balai Kota Jakarta, Jumat (8/4/2022).
Ariza mengatakan, Pemprov dan DPRD memiliki hubungan yang baik. Ia pun berharap dapat melalui musyawarah tidak dengan interpelasi. "Kalau dimungkinkan dapat didiskusikan, ya didiskusikan. Kami, Pemprov dengan DPRD kan selama ini hubungannya baik, eksekutif legislatif," katanya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi kembali meyakinkan bahwa hak interpelasi Formula E yang digulirkan 33 Anggota DPRD dari dua fraksi sesuai aturan yang berlaku.
Itu terbukti dari hasil pemeriksaan Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta yang telah menyatakan bahwa dirinya tidak terbukti melanggar tata tertib dan kode etik DPRD DKI Jakarta. Baca: Ini Jawaban Menohok Wagub Ariza soal Cibiran PSI terkait Penjualan Tiket Formula E
Lihat Juga :