Ambulans Terjun ke Jurang Sedalam 60 Meter, Sopir Terjebak Semalaman
Kamis, 07 April 2022 - 12:10 WIB
loading...
Bangkai ambulans bernopol Z 9967 D berada di dasar jurang kawasan Tanjakan Eras, Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut. Foto/MPI/Fani Ferdiansyah
A
A
A
GARUT - Usai mengantarkan pasien, sebuah ambulans terjun ke jurang sedalam 60 meter di kawasan Tanjakan Eras, Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut. Diduga, ambulans milik Desa Bungbulang itu, sudah semalaman terperosok di dalam jurang.
Baca juga: Truk Terjun ke Jurang Sedalam 10 Meter di Wonosobo, Sopir dan Kernet Tewas
"Perkiraan kejadian Rabu (6/4/2022) pukul 19.00 WIB malam. Kami baru mengetahui kejadian hari ini, tadi pagi ditemukan," ujar anggota Satpol PP Kecamatan Mekarmukti, Musa, Kamis (7/4/2022).
Musa menduga ambulans ini tak kuat menanjak saat melalui Tanjakan Eras. Ambulans bernopol Z 9967 D ini pun mundur dan berakhir di dasar jurang. "Sopir ditemukan selamat. Saat ditemukan sudah berada di luar, dalam keadaan terkapar lemas," ujarnya.
Baca juga: Ibu Muda yang Tega Habisi Nyawa 2 Anak Kembarnya Ternyata Seorang ASN Guru SD
Sopir yang belum diketahui identitasnya itu, diduga mengalami syok berat akibat benturan keras dalam kecelakaan itu. Sebelum berhasil diselamatkan, ia bertahan semalaman di dasar jurang. "Kondisinya sangat lemah. Saat ini sopir sudah dievakuasi ke Puskesmas Mekarmukti untuk mendapat perawatan," tuturnya.
Baca juga: Truk Terjun ke Jurang Sedalam 10 Meter di Wonosobo, Sopir dan Kernet Tewas
"Perkiraan kejadian Rabu (6/4/2022) pukul 19.00 WIB malam. Kami baru mengetahui kejadian hari ini, tadi pagi ditemukan," ujar anggota Satpol PP Kecamatan Mekarmukti, Musa, Kamis (7/4/2022).
Musa menduga ambulans ini tak kuat menanjak saat melalui Tanjakan Eras. Ambulans bernopol Z 9967 D ini pun mundur dan berakhir di dasar jurang. "Sopir ditemukan selamat. Saat ditemukan sudah berada di luar, dalam keadaan terkapar lemas," ujarnya.
Baca juga: Ibu Muda yang Tega Habisi Nyawa 2 Anak Kembarnya Ternyata Seorang ASN Guru SD
Sopir yang belum diketahui identitasnya itu, diduga mengalami syok berat akibat benturan keras dalam kecelakaan itu. Sebelum berhasil diselamatkan, ia bertahan semalaman di dasar jurang. "Kondisinya sangat lemah. Saat ini sopir sudah dievakuasi ke Puskesmas Mekarmukti untuk mendapat perawatan," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :