Pemudik Kecelakaan Tunggal di Jalan Arteri Cirebon, Polisi: Ingat, Nenek Moyang Kita Pelaut, Bukan Pembalap
Rabu, 18 Maret 2026 - 10:39 WIB
loading...
Pemudik kecekakaan tunggal di jalur arteri wilayah Cirebon, Rabu (18/3/2026). Foto: Mei Sada Sirait
A
A
A
CIREBON - Di tengah meningkatnya volume kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran, kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur arteri wilayah Cirebon. Pada Rabu (18/3/2026) sudah dua kali terjadi kecelakaan tunggal motor pemudik akibat melaju dengan kecepatan tinggi.
Pantauan di lokasi pada pukul 09.15 WIB, terjadi kecelakaan tunggal sepeda motor pemudik dari Tangerang menuju Tegal, Jawa Tengah. Dua pemudik berinisial H (26) dan B (38) itu terjatuh akibat rem mendadak saat kondisi lalu lintas cukup padat.
Petugas kepolisian di Pospam Pemuda Jalan Arteri Cirebon langsung sigap membawa mereka ke pos kesehatan. Akibat kejadian tersebut, kedua pemudik mengalami luka lecet dan langsung mendapatkan penanganan.
![Pemudik Kecelakaan Tunggal di Jalan Arteri Cirebon, Polisi: Ingat, Nenek Moyang Kita Pelaut, Bukan Pembalap]()
Baca juga: Arus Mudik Lingkar Gentong Per 17 Maret 2026 Melonjak Capai 28.611 Kendaraan
Peristiwa ini terjadi saat arus kendaraan di jalur arteri meningkat seiring puncak mudik, terutama setelah diberlakukannya rekayasa lalu lintas one way di jalan tol. Sejumlah kendaraan yang tidak dapat mengakses tol pun dialihkan ke jalur arteri, sehingga meningkatkan risiko kepadatan dan potensi kecelakaan.
Pantauan di lokasi pada pukul 09.15 WIB, terjadi kecelakaan tunggal sepeda motor pemudik dari Tangerang menuju Tegal, Jawa Tengah. Dua pemudik berinisial H (26) dan B (38) itu terjatuh akibat rem mendadak saat kondisi lalu lintas cukup padat.
Petugas kepolisian di Pospam Pemuda Jalan Arteri Cirebon langsung sigap membawa mereka ke pos kesehatan. Akibat kejadian tersebut, kedua pemudik mengalami luka lecet dan langsung mendapatkan penanganan.

Baca juga: Arus Mudik Lingkar Gentong Per 17 Maret 2026 Melonjak Capai 28.611 Kendaraan
Peristiwa ini terjadi saat arus kendaraan di jalur arteri meningkat seiring puncak mudik, terutama setelah diberlakukannya rekayasa lalu lintas one way di jalan tol. Sejumlah kendaraan yang tidak dapat mengakses tol pun dialihkan ke jalur arteri, sehingga meningkatkan risiko kepadatan dan potensi kecelakaan.
Lihat Juga :