Jadi Korban Pembacokan, Warga Ciburuy Tak Mampu Bayar Biaya Rumah Sakit

Rabu, 06 April 2022 - 21:12 WIB
loading...
Jadi Korban Pembacokan,...
Rusmana (40) korban pembacokan OTK belum bisa pulang dari rumah sakit karena harus menyelesaikan biaya pengobatan sebesar Rp29 juta. Foto/Istimewa
A A A
BANDUNG BARAT - Rusmana (40) warga Kampung Sadang RT 01/16, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), belum bisa pulang dari rumah sakit karena harus menyelesaikan biaya pengobatan sebesar Rp29 juta.

Biaya itu harus dibayar setelah dirinya menjalani perawatan sejak Sabtu (2/4/2022), setelah dibacok dengan sebuah golok oleh orang tidak dikenal (OTK) di rumahnya sekitar pukul 02.30 WIB. Namun karena jadi korban penganiayaan, biayanya tidak dicover oleh BPJS, KIS, dan program Maskin (Masyarakat Miskin).

"Korban sebenarnya sudah pengen pulang dari RS Cibabat, tapi karena belum ada uang Rp29 juta untuk biaya administrasi pengobatan, hingga kini masih tertahan," kata Ketua RW 16 Kampung Sadang, Desa Ciburuy, Padalarang, Acep Mulyana (45), Rabu (6/4/2022).

Baca juga: M Kece Divonis 10 Tahun Penjara, Begini Tanggapan Kuasa Hukum

Acep menuturkan, peristiwa tragis yang dialami oleh korban terjadi pada Sabtu (2/4/2022) dini hari saat dia dan istrinya tidur di warung milik mereka yang berada di jalan alternatif penghubung Ciburuy dan Cikamuning. Saat sedang tidur bersama istrinya tiba-tiba datang pelaku yang membawa golok dan langsung menyerang korban.

Korban yang kaget lalu terbangun dan berusaha melawan semampunya. Korban mengalami luka bacokan di bagian kepala dan tangan setelah diserang pelaku. Korban berhasil selamat setelah menjebol dinding kamar mandi yang terbuat dari GRC. Sementara istrinya lalu membawa Rusmana yang terluka menggunakan motor sambil berteriak meminta tolong.

"Saya kebetulan saat itu sedang piket ronda, meihat korban terluka dibonceng oleh istrinya sambil teriak-teriak minta tolong. Korban yang berlumuran darah langsung dibawa ke rumah sakit," tuturnya.

Pihaknya belum bisa memastikan motif apa dibalik penganiayaan tersebut. Sebab berdasarkan pengakuan korban dan istrinya, mereka tidak mengenal pelaku. Hanya pelaku sepertinya tidak berniat merampok, karena motor dan barang-barang milik korban tidak ada yang dibawa.

"Pelaku sempat bilang kalau dia tidak butuh barang-barang korban. Dia hanya bilang punya dendam sama korban, tanpa merinci dendam yang dimaksud," tuturnya.

Saat ini untuk membantu korban yang mendapatkan tujuh jahitan di kepala dan di tangan, pihaknya mencoba mencari bantuan ke berbagai pihak. Bahkan membuka donasi bagi siapapun, agar bisa terkumpul uang untuk menutup biaya rumah sakit karena secara ekonomi korban merupakan keluarga kurang mampu.

"Saya sudah berupaya mencari bantuan ke sejumlah pihak, tapi belum berhasil. Sementara istri korban ingin agar suaminya cepet pulang," pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
Ini Pemicu Pembacokan...
Ini Pemicu Pembacokan Pria di Cengkareng hingga Tewas
Polisi Tangkap Pelaku...
Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Pria hingga Tewas di Cengkareng
Perkembangan Kasus Keracunan...
Perkembangan Kasus Keracunan Makanan di Jaktim, Sebagian Besar Siswa Dipulangkan dari Rumah Sakit
Pemprov Kalteng Tanggung...
Pemprov Kalteng Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 650.000 Warga Tidak Mampu
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
Rekomendasi
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Berita Terkini
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Siapkan 5.000 Anggota...
Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Partai Perindo Madiun Optimistis Raih 5 Kursi DPRD
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
Infografis
Siap-siap, Nunggak Bayar...
Siap-siap, Nunggak Bayar Pajak Tak Bisa Urus SIM hingga Paspor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved