Ini Oleh-oleh yang Wajib Dibeli saat Berkunjung ke Kabupaten Lamandau Kalteng
Rabu, 06 April 2022 - 09:17 WIB
loading...
A
A
A
Ada lagi, Tuak dari Lamandau merupakan minuman yang terbuat dari hasil fermentasi beras ketan Minuman ini adalah budaya turun temurun orang dayak. Mereka menganggapnya sebagai simbol kebersamaan Suku Dayak. Dimana apabila anda bersama-sama meminum Tuak dapat diartikan untuk mempererat persaudaraan.
Bagaimana dengan rasanya? Rasa tuak ada yang manis dan pedas. Untuk mendapatkan Tuak, cukup merogoh kocek sebesar Rp.15.000 per liter.
Berikutnya adalah Batik Lamandau Wajib banget, nih buat dibawa pulang. Dijamin membuat siapapun yang memakainya kelihatan semakin kece!
Oh, ya, sekedar informasi sampai sekarang sudah ada 9 motif Batik Lamandau yang didaftarkan sebagai hasil kekayaan interlektual atau dipatenkan.
Di antaranya adalah motif poti tiga anyaman, buah tabiku, pemucu robung, pemata punai, mata kail, kora becampung, karibang barunsu, bigi paria dan anyaman batang padi. Silahkan anda pilih sendiri sesuai selera. Baca: 33.000 Calon Jamaah Haji Asal Jatim Siap Berangkat Tahun Ini.
Tebiku juga sering disebut sebagai kantong semar. Karena proses pemasakan makanan ini memang melibatkan tanaman yang sering dijumpai dihutan tersebut sebagai bahan utama atau pembungkusnya.
Nasi tebiku dibuat memakai beras biasa atau ketan. Cita rasanya sendiri berbeda dari Lamang. Ada bumbu khas yang disisipkan ke dalamnya, terlebih Tebiku kini mulai disajikan dengan inovasi yang beragam dari segi rasa sehingga tidak membuat bosan lidah. Tidak heran, jika Tebiku banyak diburu oleh para pelancong yang sedang menjajal keindahan Kabupaten Lamandau.
Bagaimana dengan rasanya? Rasa tuak ada yang manis dan pedas. Untuk mendapatkan Tuak, cukup merogoh kocek sebesar Rp.15.000 per liter.
Berikutnya adalah Batik Lamandau Wajib banget, nih buat dibawa pulang. Dijamin membuat siapapun yang memakainya kelihatan semakin kece!
Oh, ya, sekedar informasi sampai sekarang sudah ada 9 motif Batik Lamandau yang didaftarkan sebagai hasil kekayaan interlektual atau dipatenkan.
Di antaranya adalah motif poti tiga anyaman, buah tabiku, pemucu robung, pemata punai, mata kail, kora becampung, karibang barunsu, bigi paria dan anyaman batang padi. Silahkan anda pilih sendiri sesuai selera. Baca: 33.000 Calon Jamaah Haji Asal Jatim Siap Berangkat Tahun Ini.
Tebiku juga sering disebut sebagai kantong semar. Karena proses pemasakan makanan ini memang melibatkan tanaman yang sering dijumpai dihutan tersebut sebagai bahan utama atau pembungkusnya.
Nasi tebiku dibuat memakai beras biasa atau ketan. Cita rasanya sendiri berbeda dari Lamang. Ada bumbu khas yang disisipkan ke dalamnya, terlebih Tebiku kini mulai disajikan dengan inovasi yang beragam dari segi rasa sehingga tidak membuat bosan lidah. Tidak heran, jika Tebiku banyak diburu oleh para pelancong yang sedang menjajal keindahan Kabupaten Lamandau.
(nag)
Lihat Juga :