'Zona Hitam' Berkesenian di Kota Pahlawan Mati Sebelum Pandemi

Kamis, 18 Juni 2020 - 10:54 WIB
loading...
A A A
Saat ini, kata Luhur, satu-satunya masih bertahan adalah Balai Pemuda. Namun ia mencium ada upaya dari Pemkot Surabaya untuk menutup. Ada perencanaan penutupan yang cukup massif mulai dirasakan oleh para seniman. Termasuk adanya pembiaran galeri yang sudah tujuh tahun tidak ada penanganan, padahal sudah dilaporkan resmi.

"Galeri sendiri sebelumnya aktif digunakan ruang ekspresi para generasi muda Surabaya. Sudah puluhan tahun galeri ini dijadikan aktivitas yang bisa dijadikan tolak ukur pertumbuhan kesenian Kota Surabaya. Sekarang tidak hanya ditutup seng, tapi nanti jika seng sudah dibuka di depannya sudah ada peruntukan lain. Ada bangunan yang diwujudkan di depan galeri. Ini kan juga indikasi ada ruang-ruang yang dimatikan secara massif," paparnya.

Upaya itu juga terlihat dengan adaya pembatasan-pebatasan ruang gerak para pelaku seni yang biasanya berproses dan berlatih di lingkungan Balai Pemuda. Para seniman musik, komunitas film indie, dan pelaku seni lain yang biasa memanfaatkan parkir timur Balai Pemuda juga gigit jari. Ruang ekspresi mereka kini juga sudah terlindas oleh pembangunan untuk memoles kecantikan kota.

Menurut Luhur, Balai Pemuda selama ini menjadi pusat berkegiatan generasi muda Surabaya dalam segala hal yang menyangkut seni tradisi. Balai Pemuda juga menjadi tempat jujugan para pelaku seni dari berbagai genre tanpa berpikir materi yang mustahil bisa digayuh oleh seniman muda.

"Pembangunan-pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah kota sekarang sangat tidak mengakar pada realitasnya. Ini kan secara tidak langsung mematikan ruang-ruang kesenian itu," tuturnya.

'Zona Hitam' Berkesenian di Kota Pahlawan Mati Sebelum Pandemi


Tidak berhenti di situ, jeratan kuasa atas kebebasan ekspresi seniman Surabaya juga dirasakan. Beberapa hari yang lalu, para seniman cukup kecewa lantaran harus menanggalkan karya hasil renungan yang sekian lama digagas. Konsep matang serta properti yang disiapkan sekian minggu untuk meluapkan uneg-uneg dalam wujud Happening Art terhadang atas alasan keamanan.

(Baca juga: Pemerintah dan YLKI Soroti Ponsel BM yang Masih Banyak Dijual Online )

Demi mengobati kekecawaan, para pelaku seni akhirnya menancapkan properti berupa dua peti mati di Balai Pemuda Surabaya. Luhur menjelaskan, penataan properti bak monumen kematian itu merupakan sebuah perubahan bentuk dari rencana awal yang semestinya Happening Art. Dimana mereka akan konvoi yang dimulai dari Balai Pemuda, DPRD kota Surabaya, Balai Kota, Grahadi dan berakhir Balai Pemuda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
Jelang HUT ke-69, Astra...
Jelang HUT ke-69, Astra Gandeng Seniman Percantik Stasiun MRT Setiabudi
Cetak Seniman Muda,...
Cetak Seniman Muda, IKJ Gelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional 2025
Pameran Patung Perunggu...
Pameran Patung Perunggu Karya Ren Zhe Tampilkan Tokoh Cerita Silat Pendekar Rajawali
Satu Kuas, Satu Cerita:...
Satu Kuas, Satu Cerita: Lukisan Wajah dari Pinggir Jalan Kota Tua
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
ART with HEART 2026...
ART with HEART 2026 Perluas Akses Seniman Difabel ke Dunia Seni dan Pasar Kreatif
7 Seniman Indonesia...
7 Seniman Indonesia Ramaikan Venice Biennale 2026 lewat Pameran Printing the Unprinted
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Berita Terkini
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved