Guru Besar Unpad Sebut Perhatian Pemerintah untuk Papua Luar Biasa

Kamis, 18 Juni 2020 - 10:37 WIB
loading...
Guru Besar Unpad Sebut...
Guru Besar Ilmu Keamanan Dalam Unpad Prof Muradi SS MSi MHtc PhD (tengah bawah) menilai, atensi pemerintah untuk masyarakat Papua sudah luar biasa. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Guru Besar Ilmu Keamanan Dalam Negeri Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof Muradi SS MSi MHtc PhD menyatakan, perhatian pemerintah Indonesia untuk masyarakat di Tanah Papua sudah luar biasa.

Menurut Muradi, sejak Orde Baru berakhir, Papua dengan segala kelebihan dan kekurangannya sudah mendapatkan atensi luar biasa dari pemerintah. Tidak ada lagi kebijakan diskriminatif yang membuat masyarakat Papua tertinggal dibandingkan daerah lain.

"Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, ada pendekatan ekonomi politik legal formal dan hearth to hearth. Ini niat tulus pemerintah dalam mengintegrasikan Papua dalam konteks ke-Indonesian," kata Muradi dalam diskusi virtual bertema "Itikad Baik untuk Papua dalam Kebhinekaan" yang digelar oleh Lembaga Kajian Kebijakan Publik dan Hukum (LKKPH) Neraca, Rabu (17/6/2020) petang.

Muradi mengemukakan, pada periode pemerintahan Presiden Abdurahman Wahid atau Gus Dur, sudah dikeluarkan kebijakan luar biasa kepada Papua, yaitu konsepsi otonomi khusus (otsus). Saat itu, langkah yang dilakukan Gus Dur mendapat sambutan positif dari masyarakat Papua, bahkan dunia.

Berganti pemerintahan sampai akhirnya tiba di kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini, ujar Muradi, perhatian terhadap Papua tak lagi berbeda dari daerah lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
Rekomendasi
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
Brough Superior Dagger...
Brough Superior Dagger S, Rolls-Royce Roda Dua Supermewah
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
Berita Terkini
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved