Serbu Bazar Sembako Murah Sahara dan Inkowapi, Minyak Goreng Hanya Rp20 Ribu
Selasa, 05 April 2022 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
Mengapa SAHARA dan INKOWAPI tertarik mengadakan bazar sembako murah? Menurut dia, selain bentuk kepedulian mereka terhadap harga sembako yang semakin meroket, juga ingin membuktikan bahwa sembako murah bisa didapat asalkan kita bisa memotong rantai pendistribusian sembako seperti yang selama ini dilakukan SAHARA.
“Terbukti di bazar sembako kami bisa memberikan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran. Sebagai contoh, kalau di pasaran harga minyak goreng mencapai Rp50 ribuan, di sini hanya Rp40 ribuan. Kuncinya kami memang memotong rantai pendistribusian, sehingga harga bisa lebih murah. Kami langsung mendapatkan minyak goreng dari produsen,” ujar Sharmila.
Dia juga membeberkan data keberhasilan SAHARA dalam mendampingi dan membina 5.000 warung di Jakarta Pusat. Warung-warung tersebut kini sudah memiliki omzet yang jauh meningkat dibanding sebelumnya. Salah satu penyebabnya karena warung-warung tersebut mendapatkan pasokan barang dagangan dari SAHARA dengan harga yang lebih murah, sehingga warung-warung juga bisa menjual barang dagangan dengan harga lebih murah ke konsumen
“Efeknya warung mereka jadi memiliki banyak pelanggan sehingga perputaran uangnya cepat. Kalau yang tadinya dalam satu bulan omzetnya sekitar Rp3 juta, setelah dibina SAHARA, omzet mereka meningkat, bahkan ada yang sampai Rp50 juta hingga Rp100 juta per bulan,” ungkap Sharmila.
Baca juga: Sahara dan Inkowapi Perkuat Pembinaan 50.000 Warung dan UKM Kuliner Se-Jabodetabek
Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma mengaku bangga wilayah Jakarta Pusat dijadikan model keberhasilan program SAHARA. “Ada 5.000 warung di Jakarta Pusat yang dibina oleh dan beberapa sudah di make over oleh SAHARA. Selain mendapatkan pasokan barang dagangan yang lebih murah dari SAHARA, warung-warung ini sudah menerapkan digitalisasi sehingga tidak ada lagi campur aduk keuangan untuk warung dan rumah tangga. Kalau keberhasilan SAHARA di Jakarta Pusat akan dikembangkan Ibu Sharmila ke provinsi lain di Indonesia, bisa saya katakan tagline yang tepat adalah Dari Jakarta Pusat untuk Indonesia,” ujar Dhany.
“Terbukti di bazar sembako kami bisa memberikan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran. Sebagai contoh, kalau di pasaran harga minyak goreng mencapai Rp50 ribuan, di sini hanya Rp40 ribuan. Kuncinya kami memang memotong rantai pendistribusian, sehingga harga bisa lebih murah. Kami langsung mendapatkan minyak goreng dari produsen,” ujar Sharmila.
Dia juga membeberkan data keberhasilan SAHARA dalam mendampingi dan membina 5.000 warung di Jakarta Pusat. Warung-warung tersebut kini sudah memiliki omzet yang jauh meningkat dibanding sebelumnya. Salah satu penyebabnya karena warung-warung tersebut mendapatkan pasokan barang dagangan dari SAHARA dengan harga yang lebih murah, sehingga warung-warung juga bisa menjual barang dagangan dengan harga lebih murah ke konsumen
“Efeknya warung mereka jadi memiliki banyak pelanggan sehingga perputaran uangnya cepat. Kalau yang tadinya dalam satu bulan omzetnya sekitar Rp3 juta, setelah dibina SAHARA, omzet mereka meningkat, bahkan ada yang sampai Rp50 juta hingga Rp100 juta per bulan,” ungkap Sharmila.
Baca juga: Sahara dan Inkowapi Perkuat Pembinaan 50.000 Warung dan UKM Kuliner Se-Jabodetabek
Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma mengaku bangga wilayah Jakarta Pusat dijadikan model keberhasilan program SAHARA. “Ada 5.000 warung di Jakarta Pusat yang dibina oleh dan beberapa sudah di make over oleh SAHARA. Selain mendapatkan pasokan barang dagangan yang lebih murah dari SAHARA, warung-warung ini sudah menerapkan digitalisasi sehingga tidak ada lagi campur aduk keuangan untuk warung dan rumah tangga. Kalau keberhasilan SAHARA di Jakarta Pusat akan dikembangkan Ibu Sharmila ke provinsi lain di Indonesia, bisa saya katakan tagline yang tepat adalah Dari Jakarta Pusat untuk Indonesia,” ujar Dhany.
(jon)
Lihat Juga :