Longsor dan Banjir Terjang Kulonprogo Jogjakarta, 1 Orang Tewas

Jum'at, 01 April 2022 - 20:56 WIB
loading...
Longsor dan Banjir Terjang...
Hujan deras menyebabkan tanah longsor dan banjir di Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulonprogo, akibatnya satu orang tewas. Foto/iNews TV/Budi Utomo
A A A
KULONPROGO - Puluhan titik longsor dan banjir menerjang wilayah Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Jogjakarta. Bencana longsor dan banjir ini, mengakibatkan satu korban tewas, yakni Marsinem (70).

Baca juga: Galian C Mendadak Longsor, Seorang Pekerja Ditemukan Tewas Tertimbun

Marsinem tewas setelah rumahnya dihantam tebing yang longsor. Tebing setinggi 15 meter tersebut, berada tepat di belakang rumah korban. Tanahnya labih lalu longsor, setelah diguyur hujan lebat pada Kamis (31/3/2022) tengah malam.



Hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut, terus terjadi hingga Jumat (1/4/2022) dini hari. Selain longsor, banjir juga menggenangi sejumlah titik di wilayah tersebut. Akibatnya sejumlah fasilitas tertimbun longso r dan terendam banjir.

Baca juga: Jual Kenikmatan di Ranjang Rp500 Ribu, Wanita Berambut Pirang Diringkus Polisi saat Tak Berbaju

Lurah Kalirejo, Lana mengatakan, telah menerima laporan dari kepala dukuh bawah ada warga yang meninggal akibat tanah longsor. "Kami langsung berkoordinasi untuk evakuasi korban, lalu setelah berhasil dievakuasi jenazah korban langsung dimandikan untuk dimakamkan," terangnya.

Lana menyebut, korban diperkirakan tengah tertidur pulas saat longsor terjadi, mengingat longsor menerjang rumah korban tepat pada tengah malam saat hujan deras. Akibat longsor tersebut, seluruh rumah korban roboh dan rata dengan tanah.

"Ibu Marsinem meninggal akibat tertimpa rangka atap rumahnya, dan ditemukan meninggal dunia masih di atas tempat tidurnya. Selama ini korban hidup sendiri di rumahnya. Di Kalurahan Kalirejo, ada sekitar sembilan rumah yang rusak akibat longsor," ungkapnya.

Longsor dan Banjir Terjang Kulonprogo Jogjakarta, 1 Orang Tewas


Salah satu saksi mata, Wagini mengatakan, saat kejadian hujannya sangat deras dan ada terjadi petir. "Setelah itu, pada pagi harinya saat saya mencari air untuk masak, saya lihat rumahnya kok roboh. Saya turun dan lihat tanah longsor serta rumahnya roboh. Setelah saya tanya-tanya ke orang, ternyata tidak ada yang tahu keberadaan korban," ungkapnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kulonprogo, Joko Satyo Agus Nahrowi mengatakan, selain tanah longsor, hujan lebat pada Kamis-Jumat mengakibatkan banjir di tiga kapanewon, yakni Kapanewon Kokap, Kapanewon Temon, dan Kapanewon Wates. "Ada ratusan rumah yang terendam banjir," terangnya.

Baca juga: Brutal, Usai Bunuh Anggota TNI dan Bidan Istrinya, KKB juga Potong Jari Anak Balita

Hingga saat ini BPBD Kabupaten Kulonprogo, masih melakukan pendataan terhadap korban dan dampak banjir serta longsor. Untuk bencana banjir, menurut Joko dipicu oleh tersumbatnya saluran irigasi oleh sampah.

Untuk bencana tanah longsor, di Kapanewon Kokap, menurut Joko terdata ada 26 titik. Material longsor ada yang menimpa pemukiman warga, dan menutup akses jalan provinsi serta jalan kabupaten.

Joko mengaku telah berkoordinasi dengan panewu dan polsek setempat, serta dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kulonprogo, untuk melakukan pembersihan material longsor di sejumlah ruas jalan, dan dipuluhan titik longsor, sambil menunggu alat berat datang.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
Prakiraan Cuaca Jabodetabek...
Prakiraan Cuaca Jabodetabek 5 Hari ke Depan: Hujan Sedang hingga Lebat
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Pembangunan Turap Kali...
Pembangunan Turap Kali Cideng Dipercepat untuk Cegah Banjir dan Longsor
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Rekomendasi
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved