Pemerintah Aceh Serahkan Rumah Layak Huni untuk Warga Aceh Besar
Rabu, 17 Juni 2020 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
"Penandatangan kontrak dimulai sejak 28 Februari 2020. Insya Allah sampai saat ini yang sudah selesai dan dapat serah terima kepada pemilik sekitar 1.000 unit yang tersebar di seluruh kabupaten kota," ujar T. Mirzuan.
Sementara seorang penerima rumah, Mukhtar (50 tahun) mengaku cukup gembira dengan rampungnya pembangunan rumah untuknya. Ayah tiga anak yang berprofesi sebagai petani ini bahkan sudah mempersiapkan khenduri kecil untuk menyambut rumah tersebut.
Mukhtar mengaku tidak membayangkan untuk membangun rumah permanen mengingat pendapatannya dari hasil bertani hanya mampu menutupi kebutuhan belanja dapur. Namun begitu, selama ini Mukhtar mengaku terus bercita-cita untuk membangun rumah untuk keluarganya lantaran rumah panggung tempat mereka tinggal sudah kian lapuk.
"Hana sanggop kamoe peugot keudroe. Adak pih sanggop payah tapubloe pue yang na (Tidak sanggup kami bangun sendiri. Kalaupun sanggup harus kami jual segalanya)," ujar Mukhtar sambil mengucap terima kasih kepada Pemerintah Aceh.
Sementara itu Gampong Mureu Bung Ue, Hasanuddin, juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah membangun rumah untuk warganya yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Ia mengaku sangat terharu lantaran jumlah rumah bantuan yang diterima desanya tahun 2020 ini meningkat drastis dari tahun sebelumnya. Tahun 2019, kata Hasanuddin, rumah bantuan yang diperuntukkan bagi desanya hanya dua unit. Tapi tahun 2020 sebanyak 21 unit.
Sementara seorang penerima rumah, Mukhtar (50 tahun) mengaku cukup gembira dengan rampungnya pembangunan rumah untuknya. Ayah tiga anak yang berprofesi sebagai petani ini bahkan sudah mempersiapkan khenduri kecil untuk menyambut rumah tersebut.
Mukhtar mengaku tidak membayangkan untuk membangun rumah permanen mengingat pendapatannya dari hasil bertani hanya mampu menutupi kebutuhan belanja dapur. Namun begitu, selama ini Mukhtar mengaku terus bercita-cita untuk membangun rumah untuk keluarganya lantaran rumah panggung tempat mereka tinggal sudah kian lapuk.
"Hana sanggop kamoe peugot keudroe. Adak pih sanggop payah tapubloe pue yang na (Tidak sanggup kami bangun sendiri. Kalaupun sanggup harus kami jual segalanya)," ujar Mukhtar sambil mengucap terima kasih kepada Pemerintah Aceh.
Sementara itu Gampong Mureu Bung Ue, Hasanuddin, juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah membangun rumah untuk warganya yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Ia mengaku sangat terharu lantaran jumlah rumah bantuan yang diterima desanya tahun 2020 ini meningkat drastis dari tahun sebelumnya. Tahun 2019, kata Hasanuddin, rumah bantuan yang diperuntukkan bagi desanya hanya dua unit. Tapi tahun 2020 sebanyak 21 unit.
Lihat Juga :