Jusuf Kalla Beberkan Cara Penyelesaian COVID-19 di Sulsel
Rabu, 17 Juni 2020 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
Apabila masyarakat tidak disiplin untuk menghindar, dan tidak keras dalam mematikan, JK mengaku justru akan memakan korban lebih banyak. Bahkan bukan tidak mungkin tenaga medis yang bekerja di rumah sakit ikut terdampak karena kewalahan menangani pasien terdampak COVID-19 .
"Menghindar tidak cukup. Upaya mematikan perlu lebih keras lagi. Ini kalau kita disini (Sulsel) seakan-akan kita hanya menunggu nasib saja. Kita harus menentukan nasib kita. Melawan itu. Jadi masyarakat harus keras disiplinnya," tutur dia.
PMI selama ini sudah membantu dalam upaya melawan virus ini. Intervensi ini dilakukan dengan mengerahkan tiap pengurus atau petugas PMI di tiap daerah gencar melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum, baik masjid, perkantoran, hingga tempat umum lainnya.
"Cara melawannya cuma satu, (dengan penyemprotan) disinfektan. Lawan virus itu dengan bahan yang bisa mematikan dia," tegas JK.
Baca Juga: Pejabat Dinkes Bulukumba Meninggal dengan Status PDP COVID-19
"Menghindar tidak cukup. Upaya mematikan perlu lebih keras lagi. Ini kalau kita disini (Sulsel) seakan-akan kita hanya menunggu nasib saja. Kita harus menentukan nasib kita. Melawan itu. Jadi masyarakat harus keras disiplinnya," tutur dia.
PMI selama ini sudah membantu dalam upaya melawan virus ini. Intervensi ini dilakukan dengan mengerahkan tiap pengurus atau petugas PMI di tiap daerah gencar melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum, baik masjid, perkantoran, hingga tempat umum lainnya.
"Cara melawannya cuma satu, (dengan penyemprotan) disinfektan. Lawan virus itu dengan bahan yang bisa mematikan dia," tegas JK.
Baca Juga: Pejabat Dinkes Bulukumba Meninggal dengan Status PDP COVID-19
(agn)
Lihat Juga :