Usai 2 Anggotanya Dilumpuhkan Satgas TNI Polri, KKB Lakukan 2 Serangan Brutal
Kamis, 31 Maret 2022 - 14:13 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga terlibat dalam penembakan terhadap petugas Satgas COVID-19 di Intan Jaya, pada 22 Mei 2020 yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia, yaitu Alemalik Bagau, dan Heniko Somau.
Sebelumnya Toni terlibat dalam aksi penembakan terhadap masyarakat sipil di perbatasan Intan Jaya-Paniai, pada 29 Mei 2020 dengan korban jiwa Yunus Sani. Toni terlibat dalam aksi penodongan terhadap masyarakat sipil di area tambang rakyat lokasi dulang 45.
Polisi juga mencatat, Toni terlibat dalam pembakaran di Bandara Bilorai Intan Jaya, pada 29 Oktober 2021. "Terlibat kontak tembak dengan tim gabungan TNI-Polri di Sugapa Intan Jaya, pada 5 November 2021," ujar Kamal.
![Usai 2 Anggotanya Dilumpuhkan Satgas TNI Polri, KKB Lakukan 2 Serangan Brutal]()
Toni Tabuni masih ikut terlibat dalam aksi kontak tembak antara KKB Ilaga, dengan Paskhas di Bandara Aminggaru, pada 19 Februari 2022, korban atas nama Praka Firman Hermansyah.
"Terlibat dalam aksi penembakan terhadap personil Satgas Yonif 408/Sbh Pos Koramil Dambet, pada tanggal 3 Maret 2022, korban atas nama Pratu Heriyanto, luka tembak dileher," terang Kamal.
Kamal menambahkan, sebelum terjadinya penangkapan, Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz melakukan pemantauan dan penyelidikan terhadap anggota KKB tersebut, dan pada saat anggota KKB tersebut berada di Kelurahan Siriwini, Nabire. Personel langsung melakukan penangkapan.
"Saat dilakukannya penangkapan terhadap tersangka, terjadi perlawanan oleh tersangka Toni, sehingga personel Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz melakukan tindakan tegas terhadap tersangka," terang Kamal.
Baca juga: Kisah Jenderal Sudirman, Santri yang Jadi Panglima Besar
Sedangkan untuk tersangka Kais Tabuni masih dilakukan penahanan di Polres Nabire, guna proses penyelidikan lebih lanjut. Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz juga berhasil menyita barang bukti dari kedua anggota KKB. Di antaranya 20 butir amunisi kaliber 5.56, satu buah tas warna hitam, satu buah ponsel, satu pasang sepatu, satu pasang kaos kaki loreng bertuliskan Brimob.
"Selain itu, kami juga berhasil menyita satu topi warna loreng, satu lembar baju warna loreng, satu lembar celana pendek parasut warna hitam, baju singlet warna hitam, satu lembar celana panjang, uang tunai sebesar Rp360 ribu, dua buah gelang rotan, dua gelang tangan warna hijau, satu buah kalung, satu buah kalung besi putih dengan gantungan selongsong peluru," bebernya.
Sebelumnya Toni terlibat dalam aksi penembakan terhadap masyarakat sipil di perbatasan Intan Jaya-Paniai, pada 29 Mei 2020 dengan korban jiwa Yunus Sani. Toni terlibat dalam aksi penodongan terhadap masyarakat sipil di area tambang rakyat lokasi dulang 45.
Polisi juga mencatat, Toni terlibat dalam pembakaran di Bandara Bilorai Intan Jaya, pada 29 Oktober 2021. "Terlibat kontak tembak dengan tim gabungan TNI-Polri di Sugapa Intan Jaya, pada 5 November 2021," ujar Kamal.

Toni Tabuni masih ikut terlibat dalam aksi kontak tembak antara KKB Ilaga, dengan Paskhas di Bandara Aminggaru, pada 19 Februari 2022, korban atas nama Praka Firman Hermansyah.
"Terlibat dalam aksi penembakan terhadap personil Satgas Yonif 408/Sbh Pos Koramil Dambet, pada tanggal 3 Maret 2022, korban atas nama Pratu Heriyanto, luka tembak dileher," terang Kamal.
Kamal menambahkan, sebelum terjadinya penangkapan, Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz melakukan pemantauan dan penyelidikan terhadap anggota KKB tersebut, dan pada saat anggota KKB tersebut berada di Kelurahan Siriwini, Nabire. Personel langsung melakukan penangkapan.
"Saat dilakukannya penangkapan terhadap tersangka, terjadi perlawanan oleh tersangka Toni, sehingga personel Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz melakukan tindakan tegas terhadap tersangka," terang Kamal.
Baca juga: Kisah Jenderal Sudirman, Santri yang Jadi Panglima Besar
Sedangkan untuk tersangka Kais Tabuni masih dilakukan penahanan di Polres Nabire, guna proses penyelidikan lebih lanjut. Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz juga berhasil menyita barang bukti dari kedua anggota KKB. Di antaranya 20 butir amunisi kaliber 5.56, satu buah tas warna hitam, satu buah ponsel, satu pasang sepatu, satu pasang kaos kaki loreng bertuliskan Brimob.
"Selain itu, kami juga berhasil menyita satu topi warna loreng, satu lembar baju warna loreng, satu lembar celana pendek parasut warna hitam, baju singlet warna hitam, satu lembar celana panjang, uang tunai sebesar Rp360 ribu, dua buah gelang rotan, dua gelang tangan warna hijau, satu buah kalung, satu buah kalung besi putih dengan gantungan selongsong peluru," bebernya.
(eyt)
Lihat Juga :