Belum Miliki Tempat Pengolahan, Sulut Tak Bisa Langsung Ekspor Sarang Burung Walet

Selasa, 29 Maret 2022 - 15:01 WIB
loading...
Belum Miliki Tempat...
Sarang burung walet dari Sulawesi Utara, memiliki kualitas ekspor namun belum ada tempat pemrosesannya. Foto/MPI/Arther Loupatty
A A A
MANADO - Potensi besar dari komuditas sarang burung walet di Sulawesi Utara (Sulut), ternyata belum bisa langsung diekspor ke luar negeri. Gara-garanya, di wilayah Sulut, belum ada tempat untuk pemrosesannya sebelum diekspor ke luar negeri.

Baca juga: Barantan Terima 6.157 Permintaan Pengujian, Ada Sarang Burung Walet untuk Ekspor ke China

Sarang burung walet yang memiliki nilai ekonomi sangat besar ini, terpaksa harus dikirim ke Jakarta, dan Surabaya, untuk diproses sehingga bisa diekspor. Dari catatan Karantina Pertanian Manado, pada triwulan pertama tahun 2022, sebanyak 5,1 ton komoditas sarang burung walet Sulut, telah dikirim ke Jakarta, dan Surabaya.



Sarang burung walet dalam bentuk 'raw' dari Sulut, yang dikirim ke Jakarta, dan Surabaya, untuk diproses dan diekspor ke sejumlah negara tujuan, memiliki nilai ekonomi sebesar Rp21,7 miliar.

Baca juga: KKB Egianus Kogoya Serang Pasukan Elite TNI AL, Begini Peluncur Granat yang Digunakan

Kepala Karantina Pertanian Manado, Donny Muksidayan mengatakan, Karantina Pertanian Manado, memastikan sarang burung walet sehat dan dalam kondisi baik serta utuh. " Sarang burung walet dari Sulut, memiliki kualitas ekspor, hanya masih berbentuk raw sehingga perlu diolah lebih lanjut," katanya, Selasa (29/3/2022)

Lebih lanjut Donni menjelaskan, di wilayah Sulut, belum memiliki tempat pemrosesan sarang burung walet, kebanyakan ada di Jawa, sehingga hasil sarang burung walet harus dikirim ke daerah lain yang memilikinya agar layak ekspor.

"Harapan kami, dengan mengekspose potensi sarang burung walet Sulut, dapat menarik para investor agar mau berinvestasi di sini. Katakanlah investor tersebut membangun tempat pemrosesan sarang burung walet agar nilai jual dari produk meningkat hingga tiga kali lipat, sehingga dapat menjadi penopang baru dalam membangun sektor perekonomian daerah Sulut," ujarnya.

Baca juga: Tangis Jesinta Kekasih Prajurit Marinir Lettu M Ikbal Pecah saat Tunggu Jenazah Pujaan Hati

Terpisah Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang menyebutkan, eksportasi komoditas pertanian di 2022 ini akan semakin meningkat dibandingkan tahun lalu, sesuai dengan tujuan Gerakan Ekspor Komoditas Pertanian Tiga Kali Lipat (Gratieks), karenanya kita harus melakukan terobosan untuk akselerasinya.

BPS mencatat, adanya peningkatan ekspor pertanian hingga bulan Februari tahun 2022 sebesar 11,45% (YoY). Secara khusus data IQFAST Barantan menunjukan selain sarang burung walet yang menunjukkan tren peningkatan sebesar 20%, yakni secara nasional mencapai 81,2 ton dibanding periode sama tahun lalu yang hanya 67,7 ton. Komoditas asal sub sektor perkebunan, kelapa bulat dan santan juga menunjukan tren peningkatan masing-masing 60,9% dan 11,9%.

"Strategi akselerasi ekspor ini salah satunya dengan menggali potensi daerah, dan membagi informasi kepada para investor agar mereka tertarik untuk berinvestasi, terlebih sarang burung walet ini dimana potensi Indonesia sangat besar," ujar Bambang.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Icon Plus Dukung...
PLN Icon Plus Dukung Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado
Panti Werdha di Manado...
Panti Werdha di Manado Terbakar, 16 Lansia Meninggal Dunia
Terjerat Kasus Hukum,...
Terjerat Kasus Hukum, Warga Binaan Rutan Malendeng Ini Tetap Dapat BLT Kesra
Kemendagri dan Setmilpres...
Kemendagri dan Setmilpres Verifikasi Lapangan Program Inovasi Ruang Terbuka Non Hijau Kota Manado
Sekolah Rakyat Bangun...
Sekolah Rakyat Bangun Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing di Manado
Selesai Dibangun, Pabrik...
Selesai Dibangun, Pabrik TEI Bakal Serap 1.000 Tenaga Kerja Lokal di Demak
Tingkatkan Ekspor Produk...
Tingkatkan Ekspor Produk Pertanian, Kementan Lepas Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
Akselerasi dan Pendampingan...
Akselerasi dan Pendampingan Dinilai Penting bagi Petani Milenial
Bea Cukai Ketapang Lepas...
Bea Cukai Ketapang Lepas Ekspor Sarang Burung Walet 39,75 Kilogram ke China
Rekomendasi
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Infografis
Turki Bantu Ekspor 15.000...
Turki Bantu Ekspor 15.000 Ton Telur saat Flu Burung Merebak di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved