Erick Thohir Dukung Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat melalui PT Pelindo
Selasa, 29 Maret 2022 - 10:30 WIB
loading...
Foto bersama Menteri BUMN Erick Thohir bersama Gubernur Sumsel Herman Deru dan jajarannya di ruang rapat Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Minggu (27/3).
A
A
A
PALEMBANG - Percepatan realisasi pembangunan pelabuhan Tanjung Carat di Sumsel terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kali ini, dukungan tersebut datang dari Menteri BUMN Erick Thohir.
Hal itu disampaikan langsung Erick Thohir saat rapat bersama Gubernur Sumsel Herman Deru di ruang rapat Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Minggu (27/3).
Menurut Erick Thohir, pelabuhan samudera memang sangat dibutuhkan Sumsel. Sebab, hal itu akan semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi di Sumsel. "Kita komitmen membantu mempercepat terwujudnya pembangunan pelabuhan ini. Pelabuhan ini sangat penting bagi Sumsel khususnya di sektor ekspor impor," kata Erick.
Apalagi, Sumsel sendiri merupakan salah satu daerah penghasil Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia khususnya di bidang pangan. "Kita minta PT Pelindo untuk berkontribusi dengan melakukan investasi untuk pembangunan pelabuhan ini. Sehingga kegiatan ekspor impor di Sumsel semakin berkembang seperti di daerah lain yang memiliki pelabuhan samudera," tuturnya.
Diketahui, Gubernur Herman Deru hingga saat ini terus berupaya mewujudkan pembangunan pelabuhan yang berada di Kabupaten Banyuasin tersebut. Bahkan, Herman Deru menjadikan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat sebagai proyek prioritas daerah saat rapat koordinasi gubernur (rakorgub) bersama Menteri PPN atau Kepala Bappenas Suharso Manoarfa di Batam beberapa waktu lalu.
Herman Deru menyebut, Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat memang menjadi konsen saat ini. Dimana, pelabuhan Tanjung Carat diyakini dapat menjadi outlet kemajuan ekonomi.
Terlebih, saat ini ruang gerak pelabuhan Boom Baru yang selama ini menjadi pintu gerbang perekonomian di Sumsel sudah sangat terbatas yang menyebabkan terganggunya aktivitas keluar masuk barang. "Keluar masuk barang di pelabuhan Boom Baru semakin sulit akibat padatnya arus lalu lintas di sekitar pelabuhan sehingga mengganggu arus distribusi barang yang masuk dari pelabuhan itu," paparnya.
Hal itu disampaikan langsung Erick Thohir saat rapat bersama Gubernur Sumsel Herman Deru di ruang rapat Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Minggu (27/3).
Menurut Erick Thohir, pelabuhan samudera memang sangat dibutuhkan Sumsel. Sebab, hal itu akan semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi di Sumsel. "Kita komitmen membantu mempercepat terwujudnya pembangunan pelabuhan ini. Pelabuhan ini sangat penting bagi Sumsel khususnya di sektor ekspor impor," kata Erick.
Apalagi, Sumsel sendiri merupakan salah satu daerah penghasil Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia khususnya di bidang pangan. "Kita minta PT Pelindo untuk berkontribusi dengan melakukan investasi untuk pembangunan pelabuhan ini. Sehingga kegiatan ekspor impor di Sumsel semakin berkembang seperti di daerah lain yang memiliki pelabuhan samudera," tuturnya.
Diketahui, Gubernur Herman Deru hingga saat ini terus berupaya mewujudkan pembangunan pelabuhan yang berada di Kabupaten Banyuasin tersebut. Bahkan, Herman Deru menjadikan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat sebagai proyek prioritas daerah saat rapat koordinasi gubernur (rakorgub) bersama Menteri PPN atau Kepala Bappenas Suharso Manoarfa di Batam beberapa waktu lalu.
Herman Deru menyebut, Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat memang menjadi konsen saat ini. Dimana, pelabuhan Tanjung Carat diyakini dapat menjadi outlet kemajuan ekonomi.
Terlebih, saat ini ruang gerak pelabuhan Boom Baru yang selama ini menjadi pintu gerbang perekonomian di Sumsel sudah sangat terbatas yang menyebabkan terganggunya aktivitas keluar masuk barang. "Keluar masuk barang di pelabuhan Boom Baru semakin sulit akibat padatnya arus lalu lintas di sekitar pelabuhan sehingga mengganggu arus distribusi barang yang masuk dari pelabuhan itu," paparnya.
Lihat Juga :