PMI Siap Bantu Pemprov Jatim Sediakan Plasma Darah
Rabu, 17 Juni 2020 - 15:41 WIB
loading...
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat menyambut kedatangan Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla (JK) di Gedung Negara Grahadi. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Palang Merah Indonesia (PMI) akan membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, maupun tim kedokteran untuk penyediaan plasma convalescent atau plasma darah dari mantan pasien terpapar virus corona, serta mereka yang hasil swabnya negatif namun rapid testnya reaktif.
(Baca juga: Zodiak Kamu Dipasangkan dengan Aries, Apa Jadinya? )
Hal itu disampaikan Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla (JK) saat bertemu dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (17/6/2020). JK mengatakan, nanti mekanismenya adalah kerjasama antara pihak Rumah Sakit (RS) dan PMI.
Pihak PMI yang menyediakan darahnya, kemudian pihak RS yang mengelola atau memisahkan antara darah dan plasmanya. "Saat ini, PMI Jawa Timur sudah melakukan kerjasama ini, untuk membantu tim dokter guna terapi plasma darah (plasma convalescent) kepada pasien COVID-19," katanya.
(Baca juga: Kembali Gagal Sumbang Gol bagi Barcelona, Setien Tetap Sanjung Griezmann )
Mantan Wakil Presiden (Wapres) ini juga mengingatkan pada semua pihak akan angka kasus konfirmasi positif virus corona di Jatim. Dia memprediksi, kasus COVID-19 Jatim bisa melampaui DKI Jakarta. Hal ini didasarkan pada kenaikan jumlah pasien positif dalam beberapa hari terakhir yang selalu tertinggi secara nasional.
"Sekarang kondisinya seperti terbalik. Karena biasanya DKI Jakarta yang selalu terjadi penambahan tinggi, namun saat ini Jatim selalu bertambah tinggi setiap hari," imbuhnya.
(Baca juga: Zodiak Kamu Dipasangkan dengan Aries, Apa Jadinya? )
Hal itu disampaikan Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla (JK) saat bertemu dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (17/6/2020). JK mengatakan, nanti mekanismenya adalah kerjasama antara pihak Rumah Sakit (RS) dan PMI.
Pihak PMI yang menyediakan darahnya, kemudian pihak RS yang mengelola atau memisahkan antara darah dan plasmanya. "Saat ini, PMI Jawa Timur sudah melakukan kerjasama ini, untuk membantu tim dokter guna terapi plasma darah (plasma convalescent) kepada pasien COVID-19," katanya.
(Baca juga: Kembali Gagal Sumbang Gol bagi Barcelona, Setien Tetap Sanjung Griezmann )
Mantan Wakil Presiden (Wapres) ini juga mengingatkan pada semua pihak akan angka kasus konfirmasi positif virus corona di Jatim. Dia memprediksi, kasus COVID-19 Jatim bisa melampaui DKI Jakarta. Hal ini didasarkan pada kenaikan jumlah pasien positif dalam beberapa hari terakhir yang selalu tertinggi secara nasional.
"Sekarang kondisinya seperti terbalik. Karena biasanya DKI Jakarta yang selalu terjadi penambahan tinggi, namun saat ini Jatim selalu bertambah tinggi setiap hari," imbuhnya.
Lihat Juga :