Punya Tanda-Tanda Ini? Bisa Jadi Itu Gejala TBC, Coba Tes di CITO
Senin, 28 Maret 2022 - 12:47 WIB
loading...
A
A
A
Dari angka di atas, disimpulkan bahwa angka kasus TBC di Indonesia terbilang besar bahkan termasuk dalam penambah kasus mayoritas secara global. “Hari ini, 24 Maret adalah Hari Tuberkulosis Sedunia, dan tahun 2022 ini mengangkat tema Invest to End TB. Save Lives,” ujar Dyah yang lulusan Kedokteran UGM Yogyakarta ini.
“Spirit kampanye WHO ini untuk menyampaikan kebutuhan mendesak dalam investasi sumber daya untuk meningkatkan perjuangan dan mengakhiri TBC. Dalam suasana Pandemi Covid-19, tema ini menjadi sangat relevan. Karena memperlambat kemajuan End TB,” katanya.
Selain itu, menurut Dyah, WHO juga berusaha terus memberi akses yang adil dalam pencegahan dan perawatan sesuai upayanya untuk mencapai Cakupan Kesehatan Universal.
Lalu apa yang harus dilakukan? Seperti halnya Covid-19, pemahaman masyarakat terhadap TBC, bahaya dan penularannya juga harus disosialisasikan dengan baik. Paling tidak dengan melakukan tindakan preventif dan pencegahan. Termasuk bagaimana pengobatannya dan pemeriksaan tuberculosis baik yang bergejala TBC maupun yang mendekati.
Gejala lain yang bisa jadi TBC adalah sesak nafas. Suara nafas melemah dan disertai sesak. Ini terjadi karena sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar. Bahkan, termasuk jika ada cairan di rongga pleura (pembungkus paru-paru), yang dapat disertai dengan keluhan sakit dada.
Laboratorium Klinik CITO sudah bisa membantu melayani test gejala TBC itu. “Lab CITO memiliki pemeriksaan TBC yang lengkap, dari foto thorax sebagai pemeriksaan awal, lalu pemeriksaan darah otomatis, dan Tes IGRA untuk mendeteksi TBC pada paru-paru dan organ lainnya seperti tulang belakang dan kelenjar limfa,” jelas Dyah Anggraeni. Baca: MNC Peduli Gandeng RS PKU Muhammadiyah Gombong Operasi Bibir Sumbing Gratis.
“Spirit kampanye WHO ini untuk menyampaikan kebutuhan mendesak dalam investasi sumber daya untuk meningkatkan perjuangan dan mengakhiri TBC. Dalam suasana Pandemi Covid-19, tema ini menjadi sangat relevan. Karena memperlambat kemajuan End TB,” katanya.
Selain itu, menurut Dyah, WHO juga berusaha terus memberi akses yang adil dalam pencegahan dan perawatan sesuai upayanya untuk mencapai Cakupan Kesehatan Universal.
Lalu apa yang harus dilakukan? Seperti halnya Covid-19, pemahaman masyarakat terhadap TBC, bahaya dan penularannya juga harus disosialisasikan dengan baik. Paling tidak dengan melakukan tindakan preventif dan pencegahan. Termasuk bagaimana pengobatannya dan pemeriksaan tuberculosis baik yang bergejala TBC maupun yang mendekati.
Gejala lain yang bisa jadi TBC adalah sesak nafas. Suara nafas melemah dan disertai sesak. Ini terjadi karena sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar. Bahkan, termasuk jika ada cairan di rongga pleura (pembungkus paru-paru), yang dapat disertai dengan keluhan sakit dada.
Laboratorium Klinik CITO sudah bisa membantu melayani test gejala TBC itu. “Lab CITO memiliki pemeriksaan TBC yang lengkap, dari foto thorax sebagai pemeriksaan awal, lalu pemeriksaan darah otomatis, dan Tes IGRA untuk mendeteksi TBC pada paru-paru dan organ lainnya seperti tulang belakang dan kelenjar limfa,” jelas Dyah Anggraeni. Baca: MNC Peduli Gandeng RS PKU Muhammadiyah Gombong Operasi Bibir Sumbing Gratis.
Lihat Juga :