Bank bjb Mulai Lakukan Tahapan Proses Marger Bank Banten
Jum'at, 24 April 2020 - 15:11 WIB
loading...
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) mulai melakukan tahapan penggabungan atau marger Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten). Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) mulai akan melakukan tahapan penggabungan atau marger Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten).
Rencana tersebut menindaklanjuti hasil Letter of Intent (LOI) yang telah ditanda tangani pada Kamis, 23 April 2020 lalu. LOI dilakukan antara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Banten Wahidin Halim.
“Sebagai langkah awal kami akan melakukan proses persiapan due diligence yang kami pastikan untuk dilakukan secara cermat, professional dan independent,” ujar Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Jumat (24/4/2020).
Menurut dia, sinergi bisnis ini akan dilakukan dengan teliti dan hati-hati sesuai prinsip tata kelola yang baik dalam upaya penguatan perbankan nasional dan menjaga stabilitas sistem keuangan. (Baca juga; Saham Garuda Nyungsep 5%, Pendapatan Anjlok 33% )
"Agar realisasi sesuai dengan harapan, kami mohon dukungan dari seluruh stakeholders, pemegang saham, OJK, BI dan masyarakat. Kami yakin ini dapat terwujud dan berkontribusi dalam penguatan industri perbankan nasional," imbuhnya.
Rencana tersebut menindaklanjuti hasil Letter of Intent (LOI) yang telah ditanda tangani pada Kamis, 23 April 2020 lalu. LOI dilakukan antara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Banten Wahidin Halim.
“Sebagai langkah awal kami akan melakukan proses persiapan due diligence yang kami pastikan untuk dilakukan secara cermat, professional dan independent,” ujar Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Jumat (24/4/2020).
Menurut dia, sinergi bisnis ini akan dilakukan dengan teliti dan hati-hati sesuai prinsip tata kelola yang baik dalam upaya penguatan perbankan nasional dan menjaga stabilitas sistem keuangan. (Baca juga; Saham Garuda Nyungsep 5%, Pendapatan Anjlok 33% )
"Agar realisasi sesuai dengan harapan, kami mohon dukungan dari seluruh stakeholders, pemegang saham, OJK, BI dan masyarakat. Kami yakin ini dapat terwujud dan berkontribusi dalam penguatan industri perbankan nasional," imbuhnya.
Lihat Juga :