Antisipasi Ancaman Pandemi Lanjutan, Kemenkes Dorong Industri Farmasi Produksi Vaksin
Sabtu, 26 Maret 2022 - 00:00 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mendukung itu, Kementerian Kesehatan akan memberikan fasilitas non fiskal berupa pembiayaan uji klinik untuk industri farmasi inovator. "Seperti vaksin merah putih saat ini, kita biayai," paparnya.
Menanggapi itu, Ketua Umum GPFI Tirto Kusnadi mengatakan, 89% obat yang beredar di Indonesia telah diproduksi industri farmasi dalam negeri.
Di Indonesia saat ini terdapat empat industri farmasi BUMN, 199 industri farmasi swasta dan 24 perusahaan farmasi multinasional. Kemudian pedagang besar farmasi ada 800 distributor dan apotek mencapai 14 ribu unit.
Yang membanggakan, sudah ada enam industri farmasi dalam negeri yang mampu memproduksi bahan baku obat. "Kita ingin bahan baku bisa diproduksi di sini agar tidak lagi bergantung impor. Dengan begitu harga juga akan jauh lebih murah," kata Tirto.
Menanggapi itu, Ketua Umum GPFI Tirto Kusnadi mengatakan, 89% obat yang beredar di Indonesia telah diproduksi industri farmasi dalam negeri.
Di Indonesia saat ini terdapat empat industri farmasi BUMN, 199 industri farmasi swasta dan 24 perusahaan farmasi multinasional. Kemudian pedagang besar farmasi ada 800 distributor dan apotek mencapai 14 ribu unit.
Yang membanggakan, sudah ada enam industri farmasi dalam negeri yang mampu memproduksi bahan baku obat. "Kita ingin bahan baku bisa diproduksi di sini agar tidak lagi bergantung impor. Dengan begitu harga juga akan jauh lebih murah," kata Tirto.
(msd)
Lihat Juga :