Dosen IPB University Meninggal di RSUD Bogor, Rektor Sebut Hasil Swab Test Negatif
Jum'at, 24 April 2020 - 14:19 WIB
loading...
A
A
A
Ia menyebutkan, selama ini IPB University sudah melakukan langkah-langkah maksimal untuk mencegah warga IPB University dari penyakit dengan sejumlah protokol yang telah dijalankan. "Juga kepada almarhum, IPB University sudah berusaha memberikan pelayanan maksimal dengan bekerja sama dengan rumah sakit," ungkapnya.
Sekadar diketahui berdasarkan catatan SINDOnews, dalam kurun waktu kurang dari satu bulan sudah ada lima putra terbaik IPB University yang meninggal dunia di masa pandemi virus Corona. Kelimanya, adalah Aji Hermawan (25 Maret di RS Hermina Bogor), Asep Setiawan (02 April di RS Azra Bogor), Yusran Massijaya (10 April di RSPAD Gatot Subroto Jakarta), Mohammad Nadjikh (17 April di Surabaya) dan terakhir Memen Surahman (22 April di RSUD Bogor).
Meski belum ada keterangan resmi soal diagnosa penyakit yang diidap para almarhum itu apakah terkait dengan COVID-19 atau bukan. Namun, Arif dalam keterangan pers tertulisnya kerap menyampaikan tentang langkah-langkah antisipasi pencegahan penyakit dan protokol kesehatan.
Sekadar diketahui berdasarkan catatan SINDOnews, dalam kurun waktu kurang dari satu bulan sudah ada lima putra terbaik IPB University yang meninggal dunia di masa pandemi virus Corona. Kelimanya, adalah Aji Hermawan (25 Maret di RS Hermina Bogor), Asep Setiawan (02 April di RS Azra Bogor), Yusran Massijaya (10 April di RSPAD Gatot Subroto Jakarta), Mohammad Nadjikh (17 April di Surabaya) dan terakhir Memen Surahman (22 April di RSUD Bogor).
Meski belum ada keterangan resmi soal diagnosa penyakit yang diidap para almarhum itu apakah terkait dengan COVID-19 atau bukan. Namun, Arif dalam keterangan pers tertulisnya kerap menyampaikan tentang langkah-langkah antisipasi pencegahan penyakit dan protokol kesehatan.
(wib)
Lihat Juga :