Dua Kabupaten Bantu Kota Gorontalo Tangani Korban Banjir
Rabu, 17 Juni 2020 - 07:37 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Polemik Protokol Kesehatan Jelang Kembalinya NBA )
Sebagai daerah yang diapit oleh empat sungai, di antaranya dua sungai besar dan sungai sedang, menjadikan Kota Gorontalo, rentan dengan musibah bencana banjir tersebut. Pemerintah Kota Gorontalo sampai dengan saat ini, terus melakukan pembenahan pasca banjir di kawasan bencana.
"Kurang lebih 15 ribu warga yang menjadi korban bencana itu, dengan menerjang tujuh kelurahan yang berada di bantaran sungai bone. wilayah terparah itu adalah Kelurahan Bugis. tadi kami melakukan pembersihan kawasan itu, agar masyarakat bisa beraktivitas pasca bencana banjir," terang Marten.
(Baca juga: Sorban Kotor Abu Nawas yang Mendadak Menjadi Harum )
Sementara itu Bupati Darwis Moridu mengatakan, bencana yang dialami masyarakat Kota Gorontalo turut membuat Pemerintah Kabupaten Boalemo prihatin. Apalagi bencana tersebut datang disaat pandemi Covid-19, dimana seluruh Pemerintah Daerah termasuk Kota Gorontalo dan Kabupaten Boalemo gencar menangani Covid-19.
Sebagai daerah yang diapit oleh empat sungai, di antaranya dua sungai besar dan sungai sedang, menjadikan Kota Gorontalo, rentan dengan musibah bencana banjir tersebut. Pemerintah Kota Gorontalo sampai dengan saat ini, terus melakukan pembenahan pasca banjir di kawasan bencana.
"Kurang lebih 15 ribu warga yang menjadi korban bencana itu, dengan menerjang tujuh kelurahan yang berada di bantaran sungai bone. wilayah terparah itu adalah Kelurahan Bugis. tadi kami melakukan pembersihan kawasan itu, agar masyarakat bisa beraktivitas pasca bencana banjir," terang Marten.
(Baca juga: Sorban Kotor Abu Nawas yang Mendadak Menjadi Harum )
Sementara itu Bupati Darwis Moridu mengatakan, bencana yang dialami masyarakat Kota Gorontalo turut membuat Pemerintah Kabupaten Boalemo prihatin. Apalagi bencana tersebut datang disaat pandemi Covid-19, dimana seluruh Pemerintah Daerah termasuk Kota Gorontalo dan Kabupaten Boalemo gencar menangani Covid-19.
Lihat Juga :