Tembus 40 Orang, Penambahan Pasien Positif di Jabar Bertambah Signifikan
Selasa, 16 Juni 2020 - 21:14 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, Kabupaten Karawang 20 kasus, Kabupaten Kuningan 16 kasus, Kabupaten Sumedang 16 kasus, Kabupaten Cianjur 16 kasus, Kabupaten Cirebon 13 kasus, dan Kota Cirebon 11 kasus.
Lalu, Kota Banjar 7 kasus, Kabupaten Ciamis 6 kasus, Kabupaten Tasikmalaya 5 kasus, dan Kabupaten Majalengka 5 kasus. Kabupaten Pangandaran tetap menjadi daerah dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 paling sedikit di Jabar sebanyak 3 kasus.
Laman Pikobar juga mengoreksi data jumlah total orang dalam pemantauan (ODP). Total ODP tercatat 52.852 orang dimana 49.806 orang atau 94,24 persen di antaranya telah selesai dipantau dan 3.046 orang atau 5,76 persen lainnya masih dalam pemantauan.
Adapun pasien dalam pengawasan (PDP) totalnya kini tercatat 9.665 orang dimana 8.410 orang atau 87,11 persen di antaranya telah selesai menjalani pengawasan dan 1.245 orang atau 12,89 persen lainnya masih dalam pengawasan.
Sekretaris dan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Daud Achmad mengakui, kenaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Jabar masih fluktuatif.
"Angka positif di Jabar masih fluktuatif, ada kenaikan tapi turun lagi. Ada di atas 50 (orang), ada di bawah 20," ungkap Daud dalam konferensi pers yang juga digelar secara virtual dari Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (16/6/2020).
Dengan kondisi tersebut, lanjut Daud, dibutuhkan upaya kolabotatif bersama seluruh unsur masyarakat, agar masyarakat luas menerapkan protokol kesehatan ketat guna menekan potensi penyebaran COVID-19 di Provinsi Jabar.
Lalu, Kota Banjar 7 kasus, Kabupaten Ciamis 6 kasus, Kabupaten Tasikmalaya 5 kasus, dan Kabupaten Majalengka 5 kasus. Kabupaten Pangandaran tetap menjadi daerah dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 paling sedikit di Jabar sebanyak 3 kasus.
Laman Pikobar juga mengoreksi data jumlah total orang dalam pemantauan (ODP). Total ODP tercatat 52.852 orang dimana 49.806 orang atau 94,24 persen di antaranya telah selesai dipantau dan 3.046 orang atau 5,76 persen lainnya masih dalam pemantauan.
Adapun pasien dalam pengawasan (PDP) totalnya kini tercatat 9.665 orang dimana 8.410 orang atau 87,11 persen di antaranya telah selesai menjalani pengawasan dan 1.245 orang atau 12,89 persen lainnya masih dalam pengawasan.
Sekretaris dan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Daud Achmad mengakui, kenaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Jabar masih fluktuatif.
"Angka positif di Jabar masih fluktuatif, ada kenaikan tapi turun lagi. Ada di atas 50 (orang), ada di bawah 20," ungkap Daud dalam konferensi pers yang juga digelar secara virtual dari Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (16/6/2020).
Dengan kondisi tersebut, lanjut Daud, dibutuhkan upaya kolabotatif bersama seluruh unsur masyarakat, agar masyarakat luas menerapkan protokol kesehatan ketat guna menekan potensi penyebaran COVID-19 di Provinsi Jabar.
Lihat Juga :